Ramadhan 2018, Ratusan Da’I Bakal Berdakwah di Pulau Mentawai

0
93
Para dai untuk pedalaman mentawai beberapa waktu lalu. (Foto YMPM).

Padang, Dekadepos.com

Minangkabau Muslim Care (MMC) dan Yayasan Muslim Peduli Mentawai (YMPM) kembali melakukan pembinaan kepada ratusan mu’alaf di pedalaman Mentawai. Dari 150 Da’i yang akan ditugaskan di pulau tersebut, hingga kini telah ada 200 Da’i yang mendaftar. Para Da’i berasal dari berbagai Kota seperti Sumbar, Aceh, Medan, Lampung, Sukabumi dan lain sebagainya.

Program Ramadhan di pulau Mentawai tahun ini direncanakan dimulai dari tanggal 11 Mei 2018 hingga 22 Juni 2018. Untuk memaksimalkan kebutuhan logistik dan bekal para Da’i serta kebutuhan para Mu’alaf, MMC & YMPM menggelar Roadshow ke berbagai Kota di Sumbar, Medan, Batam dan Kota lainnya untuk menggalang dana bantuan guna mensukseskan program tersebut. Hingga kini dana yang terkumpul sudah mencapai Rp. 16.000.000,- dari total anggaran mencapai Rp. 1.500.000.000,-

“ Iya, hingga kini Da’I dari sejumlah daerah di Indonesia terus mendaftar untuk ikut berdakwah di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Daerah Pinggiran Sumatera Barat. Donasi dari Umat juga terus mengalir.” Sebut Abu Dzaki, mewakili MMC dan YMPM, Selasa sore 8 Mei 2018.

Ustad yang berdomisili di Kota Wisata Bukitinggi itu juga menambahkan, Sejak masuk ke Mentawai 2010 lalu, kini jumlah Mu’alaf telah mencapai seribu lebih. Kondisi dakwah di Mentawai bagi Da’i pribumi masih terbilang memprihatinkan disebabkan akses menuju pemukiman mualaf cukup jauh, signal yang tidak stabil bahkan memang tidak ada signal, sumber daya listrik yang masih menggunakan genset, ditambah juga kebutuhan para Mu’alaf untuk dibimbing secara rutin.

Dan juga masih banyak program yang sedang berjalan untuk dilanjutkan, diantaranya pembangunan masjid, penyaluran bantuan bagi Mu’alaf dan lain sebagainya. Saudara-saudara kita masih membutuhkan uluran tangan, bantuan kemanusiaan serta Do’a dari Kaum Muslimin lainnya.

“Semoga apa yang kita lakukan, yang kita berikan dan yang kita salurkan menjadi amal jariyyah dan bermanfaat bagi Saudara kita di pulau Mentawai”. ucap Abu Dzaki. (CK01/Gede)