Ratusan Sloff Rokok Ilegal Diamankan Polres Payakumbuh

0
114

Payakumbuh, Dekadepos.com

Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota yang menjadi daerah yang berbatasan dengan Propinsi Riau, menjadi ‘zona merah’ masuknya barang-barang impor ke Propinsi Sumatara Barat. Buktinya, beberapa hari menjelang masuknya bulan suci Ramadan, lembaga penegak hukum yang mengawasi masuknya barang-barang impor, seperti rokok tanpa bea cukai berhasil diamankan pihak Polres Payakumbuh dari tangan seorang pedagang.

Informasi yang beredar, rokok yang diamankan pihak Reskrim dan Satresnarkoba Polres Payakumbuh itu berjumlah ribuan sloff terdiri dari berbagai merek seperti merek Luffman abu-abu, Luffman Mild, merek RBX, merek Touch Blakck, merek Csot dan merek Harmoni. “Rokok illegal tanpa cukai itu kita diamankan di dua rumah di Kelurahan Koto Kaciak Kubu Tapak Rajo (Kelurahan eks Labuah Baru), Kecamatan Utara dan sebuah rumah di Kelurahan Tanjung Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh,” ujar Kapolres Payakumbuh AKBP. Kuswoto melalui Kasatreskrim Iptu Wawan Dermawan, Senin (29/5).

Diungkapkan Kasatreskrim Iptu Wawan Dermawan, penangkapan rokok illegal tersebut berawal dari kasus penangkapan terhadap seorang tersangka kasus narkoba, Musa Tilani panggilan Uncu (34) di rumahnya di Kelurahan Koto Kaciak Kubu Tapak Rajo. Ketika dilakukan pengerebekan di dua rumah tersangka, pihak Polres Payakumbuh juga menemukan ratusan sloff rokok tanpa pita bea cukai.

 

“ Adapun rokok tanpa pita bea cukai yang ditemukan itu adalah rokok merk Luffman abu-abu sebanyak 15 karton tambah 35 slof. Rokok merk Luffman Mild sebanyak 4 karton tambah 45 sloff, rokok merk H Mild sebanyak 40 karton, rokok merk RBX sebanyak 23 karton ditambah 48 slof, rokok merk Touch Black sebanyak 25 karton ditambah 39 slof dan rokok merk Scot sebanyak 3 karton dan rokok merk Harmoni sebanyak 2 karton ditambah 63 slof,” ujar Iptu Wawan Dermawan.

Diakui Iptu Wawan Dermawan, seluruh barang bukti sudah diamankan di Mapolres Payakumbuh, untuk pengusutan lebih lanjut. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here