Razia Pekat Tim 7, Tertibkan Warnet dan Bubarkan Balapan Liar

0
62

Payakumbuh, Dekadepos.com

Tim Gabungan Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kota Payakumbuh yang tergabung dalam Tim 7 Kota Payakumbuh kembali melakukan Razia Pekat kesejumlah tempat. Razia yang dipimpin Ketua Harian Tim 7 Kota Payakumbuh, Devitra tersebut digelar Sabtu 21 April 2018 sekitar pukul 23.30 Wib. Sebelum melakukan Razia, Devitra yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja & Pemadam Kebakaran itu menggelar Apel di Kantor Satpol-PP di Bukik Sibaluik.

Usai menggelar Apel yang diikuti unsur TNI, Polri, POM TNI dan Satpol-PP, Devitra membagi anggota Tim menjadi Dua. Tim pertama langsung dipimpin Devitra, sementara Tim Kedua dipimpin Sekretaris Satpol-PP dan Damkar, Erizon. Kedua Tim langsung bergerak kesejumlah tempat yang rawan dengan Penyakit Masyarakat.

Sasaran Razia tersebut diantarannya Warung Internet (Warnet), Aksi Balapan Liar serta Remaja yang berkeliaran hingga larut malam. Dari razia tersebut Tim Menertibkan delapan warnet yang masih beroperasi hingga lewat pukul 24.00 Wib, sementara jam operasional yang diperbolehkan hanya hingga pukul 24.00 Wib, diwarnet yang dirazia itu juga banyak ditemukan pelajar dan anak usia belajar yang masih bermain Warnet.

“ Dari Razia yang kita lakukan bersama Tim 7, kita menertibkan sejumlah Warnet yang masih melanggar jam Operasional. Mereka kita minta menutup warnet dan pengunjung kita bina serta kita suruh untuk membubarkan diri.” Sebut Ketua Harian Tim 7, Devitra didampingi Sekretaris Satpol-PP, Erizon, Minggu siang 22 April 2018.

Devitra juga menambahkan, Pemilik Warnet yang belum memiliki izin operasional diminta untuk segera melakukan pengurusan izin dan melarang pengunjung (khususnya pelajar dan anak usia sekolah) bermain Warnet hingga larut malam. “ Pemilik Warnet yang belum memiliki izin Operasional telah kita minta untuk segera mengurus izin, jika tidak juga mengurus izin setelah kita peringati, maka kita akan menuntut ke Pengadilan melalui Sidang Tipiring”. Ujarnya.

Selain Warnet, sejumlah remaja yang diduga akan melakukan Balapan Liar juga berhamburan saat mengetahui Tim Gabungan Datang. Dari hasil razia, juga diamankan sepasang remaja yang berduaan ditempat gelap hingga dinihari. Namun mereka kembali dipulangkan setelah dibina, membuat surat pernyataan dan dijemput oleh orang tua. (Est)