Refilza: Konsumsi Ikan Masyarakat Limapuluh Kota Rendah

0
32

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com –

Kabupaten Limapuluh Kota merupakan salah satu penghasil ikan konsumsi, cukup besar di Provinsi Sumatera Barat. Hal itu, terbukti dari produksi ikan yang dihasilkan pertahunnya. Betapa tidak, setiap tahun produksi ikan yang dihasilkan Kabupaten Limapuluh Kota mencapai ribuan ton pertahun.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten setempat, Ir Refilza kepada awak media di kantornya, Kamis (16/3) siang. Menurutnya, di Kabupaten Limapuluh Kota potensi perikanan ini sangat besar. “ Bayangkan, setiap tahun produksi ikan konsumsi ini mencapai 2.747,48 ton pertahun” ujarnya.

Sayangnya, berdasarkan data yang ada, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota masih terbilang rendah. Pada tahun 2016 tercatat, konsumsi ikan baru mencapai 29,5 kg/capita/tahun

“Hal ini masih jauh dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) Sumatera Barat  yaitu 36,42 kg/capita/tahun. Sedangkan, untuk Nasional direkomendasikan 41 kg/capita/tahun” ungkapnya

Menurutnya, hal ini disebabkan rendahnya kualitas sumber daya manusia, terutama dibidang teknologi difersifikasi pengolahan, atau kebiasaan pola makan masyarakat serta belum meratanya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Untuk mengatasi hal itu, guna mendukung program pemerintah pusat, Dinas Perikanan juga akan gencar mengadakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan konsumsi ikan di Kabupaten Limapuluh Kota.

“ Seperti kita ketahui, ikan merupakan sumber daya pangan yang sehat dan melimpah di Indonesia, ikan terbukti mampu meningkatkan kecerdasan,namun masyarakat Indonesia belum menjadikan ikan sebagai sumber protein pertama. Untuk itu, perlu diadakan berbagai rangkain kegiatan untuk meningkatkan konsumsi ikan”ungkapnya.

Dijelaskannya, demi meningkatkan konsumsi masyarakat memakan ikan ini, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota sebelumnya telah melantik pengurus Forum Peningkatakan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) di setiap kecamatan yang ada, hal itu bertujuan mengkampanyekan kepada masyarakat manfaat dan gizi dari memakan ikan ini.

Selain itu, juga dilakukan berbagai kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kegiatan itu diantaranya, menggelar berbagai lomba masak ikan di tingkat Kabupaten dan Provinsi, melakukan penyebaran brosur, leaflet dan stiker konsumsi makan ikan, menggelar berbagai bimtek pengolahan ikan, mempromosikan makan ikan, menggelar berbagai pameran tentang ikan, menggelar sosialisasi Forikan, menggelar kerjasama dan pembinaan dengan Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD), SD serta rumah makan.(esa tegar)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here