RUMAH HANYUT DI ROGEH PANGKALAN: “Tolong Rumah Kami, Pak!”

0
31

Limapuluh Kota, dekadepos.com –
Supriadi (23) warga Jorong Rogeh, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Kabupaten Limapuluh Kota, itu tidak pernah menyangka jika rumah gubuk miliknya yang terbuat dari papan seberan akan beralih tempat, akibat diterjang banjir yang melanda Kecamatan Pangkalan.

Namun, itulah kenyataannya. Ketika banjir mulai meninggi dan bahkan hampir menenggelamkan rumah miliknya, Supriadi bersama istrinya Mici (20) dan seorang anak perempuannya Afika Naila (2) terpaksa mengungsi meninggalkan rumahnya.

“ Kami sengaja mengungsi untuk menghindari terjadinya korban jiwa,” sebut Supriadi dan Mici menceritakan kisah pahitnya.

Diungkapkan pasangan petani miskin ini, setelah banjir surut namun betapa terkejutnya Supriadi, ternyata rumah kayu miliknya sudah berpindah tempat dari posisinya semula dengan kondisi yang memprihatinkan.

“ Istri saya sempat menangis melihat rumahnya yang sudah berpindah tempat. Namun untung, rumah itu masih utuh meski posisinya sudah berada dipinggir sawah,” ujar Supriadi memelas karena tidak lagi punya tempat tinggal yang layak untuk dihuni.

Diakui Supriadi, akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Kecamatan pangkalan itu, tidak hanya rumahnya saja yang rusak, namun semua harta benda kami hanyut terbawa air. “ Yang tinggal saat ini, hanya yang ada di badan saja, “ ulas Supriadi.

Supriadi mengakui bahwa untuk sementara dia bersama istri dan anaknya tinggal di rumah mertua.

“ Sebagai keluarga tergolong tidak mampu yang menggantungkan kehidupan dari bertani, saya tidak bisa berbuat banyak. Saat ini kami, hidup bertahan dengan bantuan orang-orang yang peduli mengantarkan bantuan sembako, air mineral, pakaian dan lainnya,” ujar Supriadi.

Supriadi berharap, akan ada bantuan dari pemerintah atau relawan untuk membantu memperbaiki rumahnya. “ Saya butuh orang yang mampu bertukang, untuk mengembalikan rumah saya ke posisinya semula,” harap Supriadi. (esa tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here