Rumah Tak Lagi Aman, Pasutri di Payakumbuh Simpan Sabu-sabu dirumah Tetangga

0
232

Kota Payakumbuh, Dekadepos.com

Kelakukan Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Payakumbuh ini, sungguh tidak pantas ditiru. Sudahlah pernah berurusan dengan Polisi karena kasus yang sama, eh masih saja merusak generasi muda dengan bisnis haram mereka berjualan Narkoba jenis sabu-sabu. Parahnya, ia malah menyimpan Narkoba yang ia jual ke tetangga sebelahrumahnya. Namun, aksinya mengelabui petugas dengan cara menyembunyikan Narkoba itu akhirnya terbongkar. Dari informasi masyarakat kepada pihak kepolisian, Tersangka KM (39) seorang Ibu Rumah Tangga yang tinggal di Kelurahan Koto Tangah Kecamatan Payakumbuh Barat, disebut-sebut masih bergelut dengan bisnis haram Narkoba. Dari Informasi masyarakat, kediaman Ibu tiga anak itu juga kerap dikunjungi sejumlah Pasien (sebutan bagi pembeli Narkoba.red), baik siang hari maupun malam.

Dari informasi tersebut, Polisi mulai melakukan penyelidikan, hingga diketahui pada Senin (27/3) sekitar 22.00 Wib, MR baru pulang dari mengantarkan pesanan Narkoba. Saat baru sampai dihalaman rumah, Anggota Opsnal Satresnarkoba yang melakukan pengintaian langsung melakukan penangkapan. Karena tak menduga akan ditangkap, MR tak dapat berbuat banyak, ia hanya bisa pasrah. Dari pemeriksaan yang dilakukan dibadan (pemeriksaan oleh Polwan.red), di sepeda motor miliknya atupun dirumah, anggota Opsnal yang langsung dipimpin Kasatresnarkoba, Iptu, Hendi Has, tidak menemukan Narkoba jenis apapun, termasuk alat hisapnya. Kepada Polisi, MR menyebut ia tidak tahu menahu terkait Narkoba. Namun ia tidak mengelak ketika disebutkan bahwa suaminya adalah pengedar dan pemakai Narkoba jenis sabu-sabu.
2

Menurut MR, suami yang baru beberapa bulan ia nikahi secara siri itu tengah berada dikampung halamannya di Kabupaten Padang Pariaman, dan berencana akan segera pulang. Dari keterangan tersebut, Polisi terus melakukan pengintaian, hingga pada Selasa (28/3) suami MR yang berinsial I (43) pulang kerumah. Tersangka I yang sebelumnya juga pernah tersandung kasus Narkoba dibekuk didepan rumah MR sekitar pukul 15.30 Wib. Didampingi aparat RT setempat, Polisi kembali melakukan penggeledahan. Sama seperti sebelumnya, Polisi tidak menemukan Narkoba apapun dibadan ataupun di sepeda motornya.

“ Semula dari penangkapan terhadap pasangan suami istri itu, kita tidak menemukan Narkoba ataupun alat hisapnya. Namun setelah diperiksa dan didesak, tersangka MR mengakui menyimpan sejumlah paket sabu-sabu didalam bingkai foto disebuah tas miliknya dirumah tetangga. Barang haram itu ia simpan atas perintah I, suaminya. Dari informasi itu, kita lakukan pemeriksaan kerumah tetangga yang dimaksud, dan kita amankan sebuah tas. Ternyata memang tas tersebut berisi paket sabu-sabu serta plastik pembungkusnya”. Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasatresnarkoba, Iptu, Hendi Has didampingi Kanit Narkoba, Aipda. Ardiyanto, Rabu pagi (29/3).
3
Penggeledahan dirumah tetangga MR itu, mengejutkan puluhan warga sekitar, mereka tidak menyangka MR tega menitipkan barang haram itu kepada seorang bocah kecil yang tidak tahu apa-apa. Selain dirumah tetangga MR itu, disebuah kandang ayam sebelah rumah MR, Polisi kembali mengamankan sejumlah alat hisap. Berikut barang bukti yang berhasil diamankan petugas, 1 paket kecil narkotika golongan 1 jenis shabu seharga 500 ribu, 1 paket kecil harga 300 ribu dan 2 paket kecil masing masing harga 200 ribu. 3(tiga) pak plastik bening. 2 (dua) buah sendok Shabu untuk memaket shabu, 2 (dua) buah pipet penyambung pirex, 1 (satu) buah mancis, 1 (satu) unit hp samsung warna hitam, 1 (satu) unit hp samsung warna hitam, 1 (satu) unit hp Himax warna putih.

Kepada Polisi, Tersangka I mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya. Hingga kini, kedua Tersangka dan barang bukti masih diamankan di Mapolres Payakumbuh untuk menjalani proses hukum. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here