Safaruddin Dt Bandaro Rajo: “Awasi Anak Remaja dan Lingkungan Kita Terhadap Ancaman Narkoba”

0
47

PAYAKUMBUH, dekadepos.com –

Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, mengaku prihatin sekaligus cemas atas maraknya peredaran narkotika di daerah ini.

“ Seperti kita baca di media massa, hampir tiap mimggu, jajaran Polres Limapuluh Kota berhasil mengukap peredaran narkoba, baik jenis sabu-sabu maupun ganja kering dan bahan adektif terlarang lainnya,” ujar Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Jum’at (2/6).

Dikatakan Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, maraknya peredaran narkotika di daerah ini, sudah banyak warga Kabupaten Limapuluh Kota yang menjadi tersangka dan bahkan terpaksa menghuni kamar tahanan akibat perbuatannya.

“ Saya sungguh terkejut, Rabu lalu 31/6) jajaran Polres Limapuluh Kota telah menangkap dua orang wanita asal Jorong Aia Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, karena terlibat sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan ganja kering. Saya lebih kaget lagi, ternyata wanita yang ditangkap bernama Ayu Safira adalah resedivis yang baru saja keluar penjara setelah dihukum 4,3 tahun karena kasus yang sama. Bersama Ayu Safira ditangkap pula seorang wanita lainnya bernama Rina juga warga Jorong Aia Putiah, Sarimalak, Harau,” sebut Safaruddin Dt. Bandaro Rajo.

Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, menegaskan bahwa, narkotika dan obat-obatan terlarang adalah salah satu musuh negara yang harus diperangi bersama. Saat ini Indonesia sedang dalam keadaan darurat Narkoba.

“Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa bahwa, narkoba ini adalah barang haram untuk dikonsumsi. Untuk itu saya himbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, utamanya kalangan generasi muda agar menghindarkan  diri dari narkotika,” ujas Safaruddin Dt. Bandaro Rajo.

Diakhir wawancara Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, mengajak para khatib dan penceramah untuk terus mengingatkan umat akan ancaman nyata dari narkoba ini.

“ Saya baca di media massa, ternyata saat ini pecandu narkoba telah menyentuh 4,5 juta pengguna. Di Propinsi Sumatera Barat, pecandu narkoba tercatat  sekitar 63500 orang pada tahun 2014. Ini sebuah kenyataan yang harus diwaspadai,” pungkas Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, sekaligus mengajak warga untuk terus mengawasi keluarga dan lingkungan terkait  bahaya Narkoba.

“Marilah selalu kita awasi anak-anak, remaja, lingkungan sekitar kita agar jangan jatuh kepada ancaman barang haram ini. Silahkan informasikan kepada aparat penegak hukum, jika ada gerakan-gerakan para pengedar narkotika yang meresahkan lingkungan tepat tinggal kita, ” pungkas Safaruddin Dt. Bandaro Rajo. (esha tegar)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here