Sebentar Lagi, Kabupaten Solok Bakal Miliki Gelanggang Pacu Kuda Termegah

0
226

SOLOK, Dekadepos.com

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Solok, Yandra menyebutkan bahwa wacana pembangunan gelanggang pacuan kuda di daerah bumi penghasil bareh tanamo ini akan dibicarakan serius dengan tokoh masyarakat dan DPRD Kabupaten Solok.

“Kita sudah membicarakan kelanjutan rencana pembangunan gelanggang pacuan kuda ini dengan Bapak Wakil Bupati Solok. Beliau sangat mendukung dan tinggal kita mencari lokasi yang akan dibangun,” jelas Yandra, Senin (21/11).

Sebelumnya wacana tersebut disampaikan oleh beberapa orang tokoh masyarakat Kabupaten Solok, seperti Ermon Sofa atau yang lebih akrab dipanggil Marah Baganti, Yandra Prasat, Sofriwandy NR dan Rahmat Halilintar dalam sebuah diskusi di Kabupaten Solok.

Rencana tersebut disampaikan kepada Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin. Bak gayung bersambut, Wakil Bupati Solok mendukung penuh rencana tersebut.

“Silahkan cari lokasi yang tepat, karena jika itu terwujud maka Kabupaten Solok akan bisa menggenjot jumlah kunjungan wisata tahun berikutnya,” jelas Yulfadri Nurdin.

Sementara Ermon Sofa menyebutkan bahwa di Kabupaten Solok sudah selayaknya dibangun gelanggang pacu atau lapangan pacuan kuda, karena memiliki lahan yang cukup luas dan cuaca yang sejuk.

“Saat ini sudah selayaknya di Kabupaten Solok ini di bangun gelanggang pacuan kuda yang respresentatif karena lokasi dan suhunya juga sangat cocok untuk kuda yakni cuaca sejuk antara 15 hingga 25 derajat celcius,” jelas Ermon Sofa yang juga Ketua Bidang Organisasi KONI Kabupaten Solok, saat berbincang-bincang dengan wartawan dan calon pengurus Cabor Pordasi Kabupaten Solok, Yandra Prasat.

Dijelaskan Ermon Sofa, untuk membangun gelanggang atau lapangan pacuan kuda, paling tidak dibutuhkan tanah seluas lebih kurang 13 Hektare.

“Lapangan pacuan kuda Ampang kualo kota Solok saja, hanya memiliki luas 800 Meter, sementara luas ideal untuk pacuan kuda adalah sekitar 1.200 Meter atau setara 13 Hektar,” tambah Ermon Sofa, yang diamini rekannya sesama pengurus KONI Bidang Organisasi Kabupaten Solok, Rahmad Halilintar.

Ermon Sofa juga menyebutkan, jika Pemerintah Daerah dan DPRD mendukung, maka ada beberapa lokasi ideal yang siap dibngun Gelanggang Pacuan Kuda, seperti di Tabek Ilanglanyiak di nagari Batu Bajanjang, kecamatan Payung Sekaki, Kampuag Jawa, nagari Koto Gadang Guguk, kecamatan Gunung Talang, Kayu Jao, nagari Batang Barus, kecamatan Gunung Talang atau di nagari Alahan Panjang, yang kesemuanya memiliki hawa yang sejuk. Ermon Sofa juga mengaku sudah menghubungi Ketua Pordasi Sumbar dan beliau sangat mendukung rencana tersebut.

Sementara menurut Yandra Prasat, Olahraga Pacuan kuda sangat ideal dibangun di Kabupaten Solok, sebab olahraga pacuan kuda paling banyak meyedot penonton seperti halnya sepakbola. “Saya sangat berharap ide ini didukung oleh Bapak Bupati Gusmal, sebab akan menjadi hadiah dalam jabatan beliau kalau hal ini terwujud, sebagaimana halnya Bapak Gamawan membangun GOR Batu Batupang, semasa beliau menjadi Bupati Solok,” jelas Yandra Prasat. Pada Venue pacuan kuda ini juga bisa dibangun 100 kandang dan bisa menghabiskan dana sekitar Rp 5 Milyar lengkap dengan tribun kehormatan dan juga bisa dilombakan berbagai kelas seperti untuk 700 meter, 1.800 meter, bahkan ada yang sampai 2.000 meter untuk kegiatan nasional.

Kalau rencana itu nanti terwujud, maka pacuan kuda yang ada di Kabupaten Solok lebih luas dari lapangan pacuan kuda yang ada di kota lainnya yang hanya memiliki track 800 Meter, Solok Lapangan Pacuan Kuda Padang Panjang, track 900 M dan Lapangan Pacuan Kuda Payakumbuh. Track 900 M dan lokasi itu hanya digelar pertandingan pacu kuda satu kali per tahun (Ujang Jarbat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here