Sejumlah pejabat harap- harap cemas, Pansel Serahkan 66 Nama Calon Pejabat Eselon II

0
58

PASBAR, Dekadepos.com

Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Pasaman Barat, mengumumkan hasil seleksi sejumlah jabatan di daerah itu, Selasa. Dari 91 orang ASN yang ikut seleksi sebanyak 34 otang dipastikan tersingkir dan 66 orang dipastikan lulus dan tinggal penetapan dari Pejabat Pembina Kepegawaian dalam waktu dekat ini.

“Dari hasil gabungan nilai dari semua seleksi yang telah dilakukan maka kami menetapkan 66 orang yang lulus untuk mengisi 22 jabatan,” kata Ketua Panitia Seleksi JPTP Pasaman Barat, Rusdi Lubis didampingi anggota lainnya di Simpang Empat,

Rusdi Lubis, mengatakan masing-masing jabatan itu ditetapkan tiga nama yang lulus. Artinya, jika 22 jabatan maka jumlah yang lulus 66 orang. “Kami tim panitia seleksi hanya memilih tiga nama dari masing-masing jabatan. Selanjutnya telah diserahkan ke Pejabat Pembina Kepegawaian atau bupati yang akan memilih satu nama untuk dilantik,” tukasnya.

Menurut dia, panitia seleksi telah melaksanakan sesuai aturan yang berlaku dan arahan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).  Berbagai tahapan seleksi sudah dilaksanakan seperti seleksi administrasi, ujian tertulis, wawancara, asesmen dan penyampaian makalah.

“Seleksi itu diikuti oleh 100 orang ASN dan dari hasilnya maka sembilan orang dinyatakan gagal. Maka 91 orang ikut tes assesmen di Universitas Negeri Padang (UNP),”katanya.

Setelah dilakukan tes assesmen di UNP dan dilakukan uji publik maka yang memenuhi syarat adalah 66 orang untuk 22 jabatan. Sedangkan lima jabatan yang sudah di seleksi dinyatakan gagal atau diulang kembali karena hanya dua orang yang memenuhi persyaratan.

Sebab, menurut Peraturan Menteri Pemberdayaangunaan ASN Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi, maka apabila hanya yang memenuhi syarat dua orang untuk masing-masing JPTP dinyatakan batal dan dilakukan seleksi ulang kembali.

“Seharusnya yang memenuhi persyaratan itu minimal tiga orang. Sementara yang lulus hanya dua orang sehingga batal dan diulang kembali,” katanya. Lima jabatan yang akan diulang kembali adalah untuk Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Staf Ahli Bidang Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Pembangunan serta Staf Ahli Bidang Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Selanjutnya Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan dan Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan. Sementara untuk 22 jabatan yang sudah ditetapkan tiga terbaik adalah Asisten Bidang Pemerintahan yakni Afrizal Azhar, Hasan Basri Rangkuti dan Yudesri.

Asisten Bidang Administrasi adalah Afwan, Mhd. Iqbal dan Ramli. Sekretaris DPRD, Asmayulis, Suratno dan Yuhendri. Inspektorat, Aliman Afni, Fadli dan Harisman Untuk Badan Kepegawaian dan Diklat adalah Efrijalisman, Marwazi dan Saifuddin Zuhri. Untuk Bappeda, Arpan Harahap Siregar, Joni Hendri dan Sukarli, Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan adalah Hajrah Huda, Nur Fauziah Zein dan Tantri Desniwati.

Selanjutnya untuk Badan Pemberdayaan Masyarakat adalah Asmayulis, Etris Dsem dan Habibullah. Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu adalah Fadlus Sabi, Syahnan dan Yulisna.Kemudian Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Arbiuddin Syahputra Hakim, Hasan Basri Rangkuti dan Teguh Suprianto.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah adalah Tri Wahluyo, Yunadi dan Zulkhairi. Satpol PP, Abdi Surya, Edy Murdani dan Niswan Adil. Dinas Pendidikan adalah Dian Wijaya, Irwan dan Marimus.

Kemudian untuk Dinas Kesehatan adalah Haryunidra, Jon Hardi dan Laila Khairani. Dinas Pekerjaan Umum adalah Akdimen, Feri Andri dan Rafaan.Untuk Dinas Perkebunan adalah Alfitri Noven, Jayasman dan Yas’ari. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan adalah Edrizal, Memizesmita dan Usman.

Untuk Dinas Kelautan dan Perikanan adalah Arial Effendi, Luthfi dan Nazran. Dinas Perhubungan adalah Andrinaldi, Bobby P Riza dan Dalpesri Bahar. Untuk Dinas Pemuda dan Olahraga adalah Asmara Hadi Lubis, Hendra Putra dan Media Fitra. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata adalah Armen, Asnal dan Pramana Yose dan untuk Dinas Koperasi Perdagangan Industri dan UKM adalah Ahlan Nazir, Ali Zamar dan Sahrul Alamsyah.

“Pengumuman tiga nama untuk masing-masing jabatan tersebut berdasarkan abjad nama bukan peringkat nilai. Kami bekerja sesui aturan dan tidak ada intervensi siapapun. Untuk penetapan satu nama itu adalah hak pejabat pembina kepegawaian atau bupati,” tegas Rusdi Lubis didampingi anggota lainnya Yohanes Dahlan, Khairani Lubis, Yuhendri dan Iptonius.

Sementara itu Bupati Pasaman Barat, Syahiran mengucapkan terima kasih kepada tim panitia seleksi atas kerja kerasnya dalam menyeleksi JPTP Pasaman Barat. “Dalam waktu dekat kami akan melaporkan ke KASN mengenai hasil seleksi. Setelah itu akan di SK-kan dan dalam waktu dekat akan dilantik,” katanya.

Ia menegaskan hasil seleksi dari panitia itu adalah hasil murni dari serangkaian tes yang dikakukan. Tidak ada intervensi dari siapapun. Ia menambahkan dalam waktu dekat sekitar 14 jabatan baru akan diseleksi kembali termasuk jabatan yang gagal pada tahap seleksi pertama.

“Sekitar 14 jabatan lagi akan segera diseleksi. Kalau tidak ada halangan pertengahan November 2016 ini akan dibuka pendaftaran terhadap 14 jabatan itu,” sebutnya. (Junir)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here