Sering Bolos, Wakil Rakyat Ganggu Jadwal Sidang

0
75

LIMAPULUH KOTA . Dekadepos.com.

Meskipun telah diberi gaji besar oleh negara, ternyata sikap disiplin anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota sangatlah rendah. Akibatnya, acap kali sidang paripurna yang digelar oleh lembaga dewan yang terhormat tersebut, tertunda-tunda akibat tidak memenuhi kuorum.

Kasus terbaru terulur-ulurnya agenda persidangan di DPRD Limapuluh Kota itu terjadi Jum’at (21/10). Padahal, sesuai undangan yang telah dilayangkan pimpinan DPRD setempat, sidang paripurna penyampaian jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terhadap APBD-P tahun 2016, akan digelar pukul 10.00 Wib. Namun, ketika sidang paripurna DPRD itu mulai dibuka Wakil Ketua DPRD, Sastri Andiko, ternyata tidak bisa dilaksanakan. Pasalnya, jumlah anggota DPRD yang hadir tidak mencukupi kuorum. Akibatnya, sidang terpaksa diskor selama 1 jam dan dilanjutkan pukul 11.00 Wib.

Terundurnya sidang paripurna DPRD yang sudah sempat dihadiri Bupati Irrfendi Arbi, anggota Muspida dan sejumlah kepala SKPD serta undangan itu, mendapat kritikan tajam dari sejumlah tokoh masyarakat yang menghadiri sidang tersebut.

“ Ada kesan, para wakil rakyat yang katanya terhormat, telah  meremehkan pihak eksektif. Sebagai wakil rakyat, seharusnya para anggota dewan itu menghormati eksekutif, “ ujar Amchandra warga Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Kab. 50 Kota berkomentar.

Senada Am, Komentar bernada sindiran juga dilontarkan Izul. Menurutnya, bolosnya anggota DPRD itu dalam agenda persidangan tindak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Sebagai wakil rakyat, sepatutnya para anggota dewan yang terhormat itu memperlihatkan contoh yang baik. Padahal, tahun 2019 sudah dekat. Tentunya, masyarakat akan malas pula untuk memilih anggota dewan yang pemalas itu,” ujarnya.

Seorang anggota DPRD setempat, Armen, ketika diminta komentarnya terkait lemahnya disiplin anggota dewan untuk menghadiri agenda-agenda sidang DPRD, menduga-duga adanya ketidakcocokan anggota ditubuh fraksi-fraksi akibat penyampaian pandangan umum yang sering memberikan kritika-kritikan tajam kepada eksekitif.

Sementara, Wakil Ketua DPRD, Sastri Andiko menyebutkan bahwa terundurnya Sidang Paripurna tadi disebabkan sebagian anggota DPRD tengah pergi melayat, sebab orang tua salah seorang anggota dewan meninggal dunia. Namun ia juga tidak membantah terkait sering terundurnya jadwal sidang yang telah disepakati itu. Sehingga mengakibatkan sidang yang telah teragenda itu sering tertunda.

“ Memang tadi jadwal sidang paripurna sempat di skor. Karena teman-teman tengah pergi melayat. Namun memang kita akui bahwa kerapnya sidang paripurna di skor disebabkan jumlah yang hadir tidak memenuhi kourum. “ ucap Politisi Demokrat itu ketika dihubungi Jumat Siang (21/10).

Sastri Andiko juga berharap agar anggota DPRD lebih disiplin, sehingga bisa menghormati jadwal yang sebelumnya telah disepakati. Termasuk kepada pimpinan Fraksi untuk bisa memberikan penekanan kepada anggota fraksinya untuk menaati jadwal. (Esha Tegar Putra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here