SIKAPI SITUASI YANG BERKEMBANG, KODIM 0306/50 KOTA UNDANG FORKOPIMDA DAN FKUB

0
74

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Menyikapi kondisi yang berkembang saat ini, Kodim 0306/50 Kota dibawah pimpinan Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Solikhin S.Sos.MM, menggelar silaturahmi dengan Forum Komunikasi Pimpin Daerah (Forkopimda) serta Forum Kumunikasi Umat Beragama (FKUB) dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh.

Silaturahmi dengan Forkopimda dan FKUB dari kedua daerah itu digelar di ruang transit Makodim 0306/50 Kota di Jalan raya Negara Km 7 Tanjung Pati, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (16/5) sekira pukul 09.45 Wib.

Dalam acara itu selain hadir Bupati Limapuluh Kota Ir.Irfendi Arbi, juga hadir Forkopimda dari Pemko Payakumbuh, Forkopimda dari Kabupaten Limapuluh Kota, Danyonif 131 Brajasakti diwakili oleh Wadanyon 131/Brajasakti Mayor Inf Windu Kuntoro, Dandenzipur 2/PS diwakili Letda CZI Zulpiardi, tokoh lintas agama Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota serta sejumlah tokoh masyarakat dari kedua daerah.

Dandim 0306/50 Kota. Letkol kav Solikhin.S.Sos.MM dalam pidato singkatnya menyampaikan bahwa  acara silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H./2018 M.

“ Kegiatan silaturahmi ini sekaligus untuk menyikapi situasi yang sedang berkembang saat ini, karena telah terjadi aksi terorisme. Kita semua harus bekerja sama lebih bersinergis untuk menjaga ketertiban, keamanan wilayah Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapukuh Kota. Masyarakat diminta waspada, tetap tenang jangan termakan isu berita yang belum tentu benar,” pinta Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Solikhin S.Sos.MM.

Sementara itu Bupati Ir.Irfendi Arbi pada kesempatan itu menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling atau ronda malam disetiap wilayah yang ada di Nagari-nagari.

“Kepada masyarakat saya himbau agar tetap tenang dan peka terhadap kondisi yang terjadinya di daerahnya masing-masing,” ujar Bupati Irfendi Arbi.

Sementara itu Ketua FKUB Kota Payakumbuh, Buya Raden Dt Paduko dalam pidatonya menyatakan bahwa, aksi teror adalah musuh bersama. “ Tindakan teroris yang terjadi, bukan mewakili agama manapun. NKRI bukan milik satu agama. “Untuk itu, mari sama-sama kita menghormati bulan suci Ramadhan,” pintanya.

Sedangkan tokoh agama atau FKUB Kota Payakumbuh, Desembri Chaniago dalam pidatonya sangat mendukung aparat keamanan untuk memberantas terorisme.

“ Stigma yang muncul saat ini adalah teror dari umat tertentu. Oleh karena itu, kita wajib menghilangkan hal tersebut  agar jagan memviralkan video hoax. Jangan menyebutkan suku, ras dan agama apapun bila ada kejahatan, karena itu adalah oknum. Konflik dengan isu sara sangat berbahaya. Permohonan kepada Kajari dan Ketua Pengadilan, agar para terdakwa tidak lagi memakai pakaian menyerupai ustad saat disidang,” ungkap Desembri Chaniago.

Sementara itu HKBP Payakumbuh, Jontar Nababan, dalam pidatonya selain menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa untuk umat Islam, sebagai pengurus HKBP Payakumbuh dia berjanji akan menyampaikan kepada jamaat gereja agar menghormati bulan Ramadhan.

“Mohon dipasilitasi rumah ibadah, karena saat ini jamaah kami berjumlah 850 jiwa dan sangat kekurangan tempat ibadah. Kami sepakat bahwa tindakan teror tidak diajarkan oleh agama manapun,” ungkap Jontar Nababan.

Sementara tokoh agama, Amran, dalam pertemuan silatruhami itu mengatakan agar yang berwenang menertibkan warung-warung yang menjual nasi disiang hari di Kota Payakumbuh.

Ketua MUI Payakumbuh, Drs.Syafrizon S.Ag pada kesempatan itu meminta kepada media untuk menyikapi teror tidak secara berlebihan. “Aparat keamanan diberikan amanah yang luar biasa untuk menjaga keamanan dan pahalanya sangat besar. Kita harus kembali ke nilai-nilai Pancasila karena sudah sempurna untuk NKRI. Negara kita sudah final NKRI jangan lagi ada yg curiga tokoh agama mau menghancurkan NKRI,” ungkap Drs.Syafrizon S.Ag.

Sementara itu Kapolres Limapuluh Kota. AKBP Haris Hadis.S.Ik, dalam pidatonya mengatakan bahwa, teror adalah tindakan yang kejam untuk menciptakan rasa takut kepada kita.

“Hari ini ada kegiatan Potang Balimau di Pangkalan, kami dari Polres Limapuluh Kota, khsusunya di wilayah perbatasan telah mengadakan penjagaan dengan ketat untuk menjamin keamanan Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap AKBP Haris Hadis.S.Ik.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis.S.Ik, meminta kepada pemerintahan nagari yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota untuk mengaktifkan lagi siskamling. “Terkait hiburan Orgen tunggal hanya akan diberi izin sampai pukul 18.00 Wib,” ujar AKBP Haris Hadis.S.Ik.

Kapolres Kota Payakumbuh, AKBP Endras Setyawan.S.Ik, pada kesempatan itu meminta agar kegiatan silaturahmi yang digelar di Makodim 0306/50 Kota bukan hanya seremonial saja.

“Teror yang terjadi saat ini adalah nyata, yang merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita harus besinergi baik aparat, pejabat pemerintahan dan masyarakat untuk melawan teror yang merupakan musuh bersama. Apa yg kita diskusikan hari ini agar sampai ke lingkungan kita masing,” pinta AKBP Endras Setyawan.S.Ik, dan  sejalan dengan permintaan Kejari Payakumbuh.

Ketua DPRD Limapuluh Kota, Safarudin Dt.Bandaro Rajo dan Ketua DPRD Kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, menyampaikan harapan agar kerukunan antar umat agama disampaikan ke masjid-masjid  yang kita kunjungi saat Safari Ramadhan dan isu teror tidak dijadikan sebagai isu politik.

Acara silaturahmi itu diakhri dengan penyerahan bantuan berupa Al Qur’an sebanyak 35 buah diberikan kepada Kodim 0306/50 Kota yang diterima secara simbolis oleh Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Solikhin S.Sos.MM, dan dilanjutkan dengan makan dan foto bersama. (est)