Sillaturahim dengan Warga, F-Win Ajak Warga Tanam Bawang

0
27

PAYAKUMBUH. Dekadepos.com.

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh 2017-2022, Riza Falepi dan Erwin Yunaz bertatap muka dan berdialog dengan masyarakat Napar, Minggu siang (06/11). Kedatangan Riza dan Erwin disambut antusias masyarakat Napar terutama dari kalangan ibuk-ibuk. Acara silaturrahim tersebut dihadiri oleh ratusan warga Napar dan tokoh masyarakat Koto Nan Gadang seperti Dt. Patiah Baringek, Dt. Rajo Malikan, Dt. Munti, dan seterusnya. Ketua KAN Koto Nan Gadang Dt. Patiah Baringek didaulat yang pertama untuk memberikan sepatah kata. Dalam pembicaraannya Dt. Patiah menegaskan dukungan nagari kepada pasangan FWIN. Selain karena kerjanya yang sudah terbukti, juga di masa Riza Falepi diakui haknya dalam Perda Pasar Payakumbuh, baik itu nagari Koto Nan Gadang maupun Nagari Koto Nan Ampek.

“Oleh karena itu, kita sangat menyayangkan kalau ada pihak yang mau meninjau ulang perda tersebut”, ujar Dt. Patiah.
Erwin Yunaz dalam sambutannya menyebutkan bahwa dirinya sebagai anak Nazaruddin Dt. Sati Nan Balapiah (alm) yang dulunya Ketua KAN Koto Nan Ampek. Erwin bercerita ketika masih kanak kanak, dia sudah menjadi anak yatim. Erwin memegang Teguh pesan sang ayah yang mengatakan “Pergilah merantau, kalau sudah berhasil, kembalilah membangun kampung”. Erwin mengaku sangat menikmati suasana kebersamaan di Payakumbuh.

Terkait dengan pembangunan Payakumbuh, menurut Erwin, Riza Falepi saat ini sedang berlari kencang. Pertumbuhan ekonomi Payakumbuh paling tinggi di Sumbar. Selain itu pendidikan juga yang terbaik di Sumbar. Pembangunan infrastruktur seperti jalan sangat terasa di masa Riza Falepi. Oleh karena itu Riza membutuhkan seorang wakil yang mampu mengiringi langkah kerjanya. “Sepertinya pak Riza membutuhkan seorang wakil muda yang seirama dalam membantu kerja-kerjanya, sehingga tidak menjadi timpang”, ujar Erwin.

Sementara, Riza Falepi dalam sambutannya mengatakan 4 tahun kepemimpinannya di Payakumbuh cukup berhasil “Seperti yang dikatakan Erwin tadi, pendidikan terbaik di Sumbar, pertumbuhan ekonomi tinggi, infrastruktur digenjot, suprastruktur seperti kegiatan keagamaan juga digalakkan, keuanganpun kita diganjar WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Karena prestasi dan penghargaan yang lebih dari 150, Payakumbuh pun di beri “bonus” Dana Insentif Daerah (DID) 50 Milyar untuk belanja modal”, ujar Riza.

Karena sudah relatif sukses untuk bidang pendidikan dan infrastruktur pada periode pertama, periode kedua Riza akan banyak turun membenahi ekonomi. “Memperbaiki kesejahteraan, tidak bisa lihat lihat jauh. Harus dari dekat. Saya ingin Payakumbuh menjadi model pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Saat ini salah satunya saya tawarkan untuk menanam bawang. Ini adalah sasaran antara kita. Nanti kita bikin koperasi yang bisa mewadahi semua unit unit usaha kita. Dari sanalah lapangan kerja untuk anak kemenakan kita terbuka”, ujar Riza.

“Bertanam adalah sarana pertama kita untuk naik kelas. Selanjutnya kita bisa dirikan industri. Koperasi yang kita bikinpun bukan sekedar koperasi simpan pinjam, namun koperasi yang bisa mengekspor dan punya nilai tambah tinggi. Ingat, Nokia itu awalnya dari koperasi”, pungkas Riza. (Esha Tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here