Sisi Lain Operasi Keselamatan Singgalang 2018, Tak Pakai Helm, Pengunjung Pasar Tradisional Ngaku Tinggal Dekat Pasar

0
149
Kasatlantas Polres Payakumbuh, Iptu. M. Yudi Satria saat Sosialisasi Tertib Berlalulintas dan Bagi-bagi helm Gratis Kepada Pengunjung Pasar Tradsional.

Payakumbuh, Dekadepos.com

Operasi Keselamatan Lalulintas tahun 2018 yang digelar sejak beberapa hari lalu termasuk di Wilayah Hukum Polres Payakumbuh selain membagikan helm gratis kepada anak-anak sebagai bentuk ajakan untuk membudayakan tertib berlalu lintas sejak dini, juga terus mengingatkan kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua (R2) maupun kendaraan roda empat (R4) atau lebih untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan Masyarakat dalam berlalulintas sehingga kebijakan Kapolri guna terciptanya kamtibcar lantas bisa terwujud.

Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto sebelumnya saat Apel Operasi Keselamatan Lalulintas tahun 2018 di Halaman Mapolres Payakumbuh kawasan Labuah Basilang beberapa waktu mengatakan Melalui Operasi Keselamatan Singgalang 2018 diharapkan peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas untuk mendukung kebijakan proporter Kapolri guna terciptanya kamtibcar lantas. Kita mengajak masyarakat untuk sadar berlalulintas dan menjaga keselamatan di jalan raya,” ujar Kapolres Payakumbuh AKBP. Kuswoto, beberapa waktu lalu.

AKBP. Kuswoto juga mengatakan Operasi keselamatan singgalang 2018 akan berlangsung sejak tanggal 5 sampai dengan 25 Maret 2018. Pada operasi keselamatan ini lebih mengedepankan kepada preventive, reentiv dan gakkum (penegakan hukum. Selama ini, pelanggaran lebih didominasi karena tidak menggunakan helm saat berkendera di jalan raya. Kemudian juga karena bonceng tiga, tidak membawa surat-surat kenderaan, melanggar rambu-rambu lalulintas, melawan arus, tidak pakai sabuh pengaman dan main handphone saat berkendera.

Kanit Laka Polres Payakumbuh, Ipda. Aurman Mandai (Kiri) mendampingi Anggota Saat membagikan brosur/selebaran tertib berlalulintas kepada salah seorang pedagang di Pasar Tradisional.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Payakumbuh, Iptu. M. Yudi Satria (sebelumnya ditulis Iptu. Yudi Satria) didampingi KBO Satlantas, Iptu. Imam Teguh dan Kanit Regident, Ipda. Rama Perwira mengatakan sejak digelarnya Operasi Keselamatan Lalulintas tahun 2018 yang dulu bernama Operasi Simpatik jumlah warga yang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) mengalami peningkatan dibandingkan dengah hari biasanya.

“ Memang ada sedikit pertambahan jumlah warga yang mengurus SIM sejak Operasi Keselamatan Singgalang tahun 2018 digelar, jika biasanyanya hanya mencapai 50 orang, sejak beberapa hari terakhir mengalami peningkatan hingga 60 orang”. Sebutnya Kamis siang 8 Maret 2018 di Mapolres Payakumbuh.

Iptu. Yudi juga mengatakan Satlantas Polres Payakumbuh juga melakukan Sosialiasi tertib berlalu lintas kepada pengendara, bagi bunga dan membagikan helm gratis bagi anak-anak untuk membudayakan tertib berlalulintas sejak dini, termasuk masuk ke Pasar-pasar Tradisional yang ada diwilayah hukum Polres untuk Sosialiasi, bagi Brosur serta bagi helm.

Baca juga : http://www.dekadepos.com/budayakan-tertib-berkendara-sejak-dini-satlantas-polres-payakumbuh-bagi-bagi-helm-untuk-anak-anak/

Menurut Mantan Kasatlantas Polres Bukitinggi itu, ada yang cukup menarik saat Anggota Satlantas Polres Payakumbuh melakukan Sosialiasi tertib berlalu lintas ke Pasar Tradisional, pengunjung yang tidak tertib berlalulintas (Tidak memakai helm.red) mengaku enggan memakai helm karena jarak rumah mereka dengan pasar yang sangat dekat, sehingga mereka merasa tidak perlu menggunakan helm.

“ Iya, kita terus melakukan Sosialiasi tertib berlalulintas ke masyarakat, termasuk masuk ke Pasar Tradisional. Ada yang menarik dan kebiasaan itu tentu harus dirobah atau dihilangkan ditengah-tengah masyarakat, dimana masyarakat enggan menggunakan helm jika jarak yang akan dituju cukup dekat dari rumah mereka.” Tutupnya. (Est)