Siswa SMA di sebut Digorok di Ngalau, ini Kata Kapolsekta Payakumbuh

0
242

Payakumbuh,Dekadepos—Adanya kabar terkait seorang Siswa SMA di Payakumbuh yang terlibat perkelahian dan sempat di gorok (dibantai.red) di Kawasan Ngalau Kelurahan Balai Panjang Kecamatan Payakumbuh sempat menjadi pembicaraan sejumlah pihak di Kota perlintasan Sumbar-Riau tersebut. Salah seorang warga, Fajri (25) sempat bertanya kepada sejumlah wartawan terkait kebenaran hal tersebut. Sebab hal tersebut dinilai cukup sadis dan keterlaluan. Apalagi baru-baru ini, seorang warga Kelurahan Nunang Daya Bangun, yang diakui pihak keluarga bernama Rio (19) ditemukan oleh seorang penjaga sekolah di SMA 4 Payakumbuh dalam keadaan tidak bernyawa dan hanya tinggal tengkorak kepala di sebuah tempat pembuangan sampah yang tak jauh dari lokasi sekolah itu.

Tentu, informasi adanya seorang siswa yang di gorok di Kawasan Ngalau tersebut sempat menjadi pembicaraan, bahkan Fajri warga Nagari Maek yang sehari-harinya beraktivitas di Payakumbuh, sempat memastikan kebenaran hal itu kepada sejumlah wartawan. “ Bang, kabarnya ada seorang siswa SMA yang di gorok di Kawasan Ngalau”. Tanyanya.

Namun setelah ditelusuri lebih jauh terkait kebenaran hal tersebut, ternyata hal tersebut tidak terjadi di Wilayah Hukum Polres Payakumbuh. Namun peristiwa tewasnya seorang siswa SMA memang terjadi dan itupun di daerah Bogor Jawa Barat. Dari informasi yang berhasil didapat, link dan foto dugaan siswa korban tawaran itu menyebar lewat sejumlah media sosial. Dalam link https://ridhamujahidahulumuddin.wordpress.com/2015/02/20/kematian-ade-sudrajat-siswa-stm-wiyata-kharisma-bogor/ memang terlihat tubuh penuh darah yang disebut Ade Sudrajat (Siswa STM Wiyata Kharisma Bogor).

Dalam link Wordprress milik Ridha Eka Rahayu itu disebutkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 12 Februari 2014 lalu. Saat itu terjadi tawuran pelajar di depan tugu dinosaurus Jampang, Parung, Bogor. Tawuran ini terjadi antara Pelajar Sekolah SMK Wiyata kharisma bogor dengan Pelajar SMK Menara Siswa bogor tidak diketahui penyebab Tawuran pelajar ini karena apa. Ridha menyebut saat kejadian ia tengah mengendarai sepeda motor yang kebetulan Melewati TKP sebelum Kejadian berlansung disana telah berkumpul para pelajar dari SMK Menara siswa tak lama saya melewati TKP terdengar suara kerusuhan, ternyata Para pelajar SMK Wiyata kharisma datang dan terjadilah Tawuran mungkin karena dari SMK Wiyata kharisma kalah jumlah mereka berlarian mundur.

Salah seorang pelajar siswa kelas 1 SMK Wiyata Kharisma Ade Sudrajat (Undun) yang belari mundur berhasil dikerja musuh mereka dan dibacok dengan celurit dari belakang di bagian kepala tepat di bagian bawah kuping kanan korban seketika korban tewas di tempat karena kehabisan darah. tak lama kemudian pelaku pembacokan pun lansung di tangkap oleh kepolisian kemang. Dalam foto tersebut memang terlihat sesosok tubuh siswa yang masih berseragam sekolah, pakaiannya terlihat masih berlumuran darah.

Ditempat terpisah, Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kapolsekta Payakumbuh, Kompol. Russirwan juga membantah bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukumnya. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing dan percaya dengan informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya. “ Memang kita juga sudah mendengar informasi itu. Namun setelah dilakukan penelusuran dan mencari kebenaran informasi. Hal tersebut bukanlah terjadi di wilayah hukum kita. Kita meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya”. Ucap Kompol. Russirwan ketika dihubungi, Rabu Pagi (19/10). (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here