Sosialisasi “Harau menuju Dunia” ke Ruang Media: Ferizal Dukung Vote West Sumatera.

0
13

LIMA PULUH KOTA. Dekadepos.com.

Pemkab Limapuluh Kota memberi dukungan penuh bagi Sumatera Barat untuk pemenangan kompetisi wisata halal internasional, World Halal Tourism Award-WHTA 2016. Sebab, iven ini dinilai sejalan dengan visi-misi daerah Luak Nan Bungsu, yang ingin memajukan destinasi wisata Harau ke tingkat internasional. Hal tersebut dinyatakan langsung oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, kepada wartawan, Senin (31/10). “Kita sangat mendukung penuh, keperpilihan Sumatera Barat, sebagai salah satu nominasi World Halal Tourism Award 2016. Kita akan ikut promosikan dukungan ini, ke seluruh anak nagari,” kata Ferizal di ruang kerjanya.

Putra Lareh Sago Halaban itu menyebut, jika nanti Sumatera Barat terpilih sebagai daerah WHTA 2016, maka secara tidak langsung akan berdampak terhadap pengembangan destinasi wisata daerah, tanpa terkecuali Kabupaten Limapuluh Kota. Karena, dengan adanya penganugerahan kawasan wisata halal, akan memancing animo wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Saat ini, katanya, yang perlu didorong oleh pemerintah daerah baik provinsi atau kabupaten/kota guna memajukan destiniasi wisata adalah, memberikan dorongan penuh, baik dalam bentuk program maupun anggaran. Disamping itu membangun gerakan bersama, guna menyosialisasikan seluruh potensi yang dimiliki seluas-luasnya ke publik.

Baik di media cetak, elektronik, online, maupun di media sosial. Seperti yang ia lakukan buat mempromosikan salah satu gerakan pengembangan destinasi wisata Limapuluh Kota, yaini “Harau Menuju Dunia”. Sebab, katanya, di Sumatera Barat, potensi wisata yang dimiliki oleh kota/kabupaten, khususnya Kabupaten Limapuluh Kota, cukup banyak dan layak dikembangkan. Mulai dari wisata alam, seperti Lembah Harau, Kelok Sembilan, kawasan peternakan BPTU Padang Mengatas, Rumah Gadang di Sungai Beringin, Panorama Selat Malaka, Danau Buatan di Koto Panjang, Kapalo Banda, Danau Aia Sonsang, Bukik Posuak di Maek, hingga berbagai kawasan lainnya.

Sementara, untuk destinasi wisata sejarah, Limapuluh Kota mempunyai Rumah Gadang Tan Malaka, Makam orang tua dan buyut Bung Hatta hingga Monumen PDRI. “Sedangkan untuk destinasi wisata religi, kita punya Surau Tuo di Taram dan Makam tokoh pendidikan, Alm Syekh Abdul Wahid di Tobekgadang, Kecamatan Guguak,” sebutnya.

Untuk mempromosikan segala potensi wisata dan gerakan Harau Menuju Dunia, Ketua PKB itu mengaku sudah melakukan berbagai upaya. Diantaranya, melakukan audiensi dan konsultasi langsung guna meminta dukungan kepada Kementrian Pariwisata hingga promosi program di media lokal dan nasional. “Seperti baru-baru ini, kita diberi kesempatan bersosialisasi di dua media nasional, yakni majalah berita Yokatta News dan stasiun Nasional DMC TV, yang memiliki jaringan di delapan negara. Kita optimis, apa yang kita lakukan buat pengembangan program dan visi-misi daerah akan terwujud. Mohon dukungan,” tutup Ferizal.

Sebelumnya, dorongan agar Sumbar memenangkan kompetisi wisata halal internasional World Halal Tourism Award 2016, turut dilontarkan Bupati Irfendi Arbi. “Kami mengajak seluruh masyarakat Limapuluh Kota khususnya dan Sumbar, menyukseskan kompetisi iven internasional ini,” ajak Irfendi memeri dukungan kepada tim GenPI Sumbar di ruang kerjanya. Seperti diketahui, wisata halal merupakan genre terbaru dalam dunia pariwisata. Jenis wisata ini mewadahi wisata paket keluarga yang peduli terhadap kebutuhan wisata muslim seperti air bersih, makanan halal dan tempat ibadah.

Sumatera Barat, menjadi salah satu prestise di Sumatera yang dipilih sebagai destinasi wisata halal Internasional serta akan berkompetisi dengan beberapa daerah lain di mancanegara. Dalam iven ini, bersama daerah lain Sumbar masuk pada tiga kategori, yaitu, sebagai destinasi wisata halal terbaik, destinasi wisata kuliner halal terbaik dan ero tour operator wisata halal terbaik. (Esha Tegar Putra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here