Sukseskan Program Pajale, Dandim 0306/50 Kota Terobos Nagari Terpencil Galugua

0
147

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Untuk menuntaskan program upaya khusus (Upsus) tiga komoditas utama yakni padi, jagung dan kedelai (Pajale), dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mensukseskan kedaulatan pangan, jajaran Kodim 0306/50 Kota dibawah pimpinan Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Kav. Solikhin S.Sos MM, terus berupaya membuka Perluasan Areal Tanam Baru (PATB)  di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota termasuk di daerah terpencil Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX.

Tak tanggung-tanggung, untuk mendukung program Upsus Pajale tersebut, Selasa (13/3) Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Kav. Solikhin S.Sos MM, rela bersusah payah dengan sepeda motor trabas turun langsung ke daerah terpencil Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, untuk mensurvei kemungkinan ada lahan yang dapat diolah untuk perkebunan jagung.

Untuk menuntaskan program Upsus Pajale, Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Kav. Solikhin S.Sos MM, terosbos daerah terpencil Nagari Galugua.

Tentunya, tidak mudah bagi Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav. Solikhin S.Sos MM, untuk bisa mencapai Nagari Galugua dengan kondisi infrastruktur jalan yang sangat parah. Selain dibutuhkan kebulatan tekad, karena kondisi jalannya sungguh-sungguh sangat berat, licin  dan berlumpur, namun karena dilandasi niat baik untuk mendorong tercapainya kedaulatan pangan, akhirnya orang nomor satu di Kodim 0306/50 Kota itu sampai juga di Nagari Galugua yang kondisinya sangat memperihatinkan itu.

“ Alhamdulliah, setelah menempuh kondisi jalan yang sangat parah penuh lobang dan berlumpur, rombongan sampai juga di Nagari Galugua untuk mensurvei kemungkinan ada lahan yang bisa diolah menjadi perkebunan jagung,” ujar Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav. Solikhin S.Sos MM, Rabu (14/3).

Diakui Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav. Solikhin S.Sos MM, sebelum dia bersama rombongan Danramil 07/ IX, Kabidsos Dinsos Limapuluh Kota, Babinsa, Babinkamtibmas Polsek Kapur IX dan penggiat motor trabas sampai di Nagari Galugua, selama perjalanan dengan kondisi medan jalan yang sangat berat karena belum dijamah aspal itu, tidak jarang ikut membantu warga yang kendaraannya terperosok atau terperangkap kedalam kubangan lumpur.

“ Meskipun bersusah payah, akhirnya rombongan sampai juga di Nagari Galugua dan disambut oleh perangkat pemerintahah Nagari Galugua dan masyarakat setempat,” ujar Letkol Kav. Solikhin S.Sos MM.

Diungkapkan Letkol Kav. Solikhin S.Sos, MM, sebelum ke wilayah Galugua dia bersama rombongan menyempatkan diri untuk meninjau lokasi yang mungkin dapat dijadikan lahan untuk perkebunan jagung yang berada di Jorong Ronah Pembangunan, Nagari Durian Tinggi, Bukit Potai. Setelah itu melanjutkan perjalanan menuju wilayah Galugua dengan kondisi jalan yang sangat buruk, namun cocok bagi pecinta off road dan motor trabas.

Dalam tinjauan ke Nagari Galugua, Dandim Letkol Kav. Solikhin S.Sos, MM, diterima oleh perangkat pemerintahan Nagari Galugua dan melaksana komunikasi sosial sekaligus menampung aspirasi masyarakat di kantor Walinagari setempat serta memberikan tali asih kepada masyarakat  Jorong Galugua di teras Masjid berupa pemberian jilbab dan bantuan dana untuk pembangunan Masjid.

Dandim Letkol Kav. Solikhin S.Sos, MM, juga mengakui bahwa, kondisi infrastrur jalan menuju Nagari Galugua memang sangat-sangat memprihatinkan. Bahkan, saat menampung aspirasi warga, mereka menyampaikan harapan dan meminta agar pemerintah membebaskan mereka dari keterisoliran.

“Berpuluh-puluh tahun setelah Republik ini merdeka, kami warga Nagari Galugua hidup dalam ketertinggalan dan keterbatasan. Semua fasilitas nyaris tidak memadai, mulai dari infrastuktur jalan, sarana kesehatan, hingga sumber daya manusia sungguh sangat tertinggal. Untuk itu, kami sangat berharap pemerintah mendengar asipirasi kami,” ujar Dandim Letkol Kav. Solikhin S.Sos, MM, menirukan ungkapan warga Nagari Galugua saat menerima kedatangannya dan rombongan.

Diakui Dandim Letkol Kav. Solikhin S.Sos, MM, masyarakat Nagari Galugua benar-benar sangat menumpangkan harapan kepada pemerintah daerah agar dapat membebaskan mereka dari keterisoliran dan ketertinggalan. Selain buruknya akses jalan ke nagari yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Ibu Kota Kecamatan Kapur IX, mereka juga minim dari segi pelayanan kesehatan dan fasilitas pendidikan.

Diakhir wawancara Dandim Letkol Kav. Solikhin S.Sos, MM, menyatakan bahwa, tekad jajaran Kodim 0306/50 Kota mendorong terwujudnya program upaya khusus tiga komoditas utama yakni padi, jagung dan kedelai (Pajale), khususnya di Nagari Galugua, tentunya salah satu upaya membantu ekonomi masyarakat setempat disamping mendukung program pemerintah dalam mensukseskan kedaulatan pangan. (est)