Surat Pemberhentian Ditolak Gubernur, Nasib W-Fi Diujung ‘Tanduk’

0
93

Payakumbuh,Dekadepos.com

Terkait surat pemberhentian Fitrial Bachri sebagai anggota DPRD Kota Payakumbuh yang dibuat sebagai syarat pencalonan dirinya sebagai bakal calon Walikota yang dibuatnya secara pribadi dan ditujukan kepada DPRD Payakumbuh maupun kepada Ketua DPP Partai Gerindra (Prabowo Subianto) melalui suratnya tertanggal 27 Oktober 2016 yang ditembusannya juga disampaikan kepada Gubernur, DPD Partai Gerindra Sumbar, DPC Partai Gerindra, DPRD, Kesbangpol dan KPU Payakumbuh itu, pada prinsipnya sudah disikapi oleh Sekwan dan Ketua DPRD Payakumbuh.

Menurut Ketua DPRD Payakumbuh, Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, dan Sekwan DPRD, Erwan, terkait surat permintaan pemberhentian yang dibuat Fitrial Bachri itu, sudah teruskan ke Walikota Payakumbuh untuk diteruskan ke Gubernur Sumbar.

“ Pada tanggal 28 Nopember 2016, Walikota Payakumbuh sudah meneruskan surat tersebut ke Gubernur. Kemudian pada tanggal 30 Nopember 2016, Gubernur Sumbar sudah membalas surat tersebut melalui suratnya No:120/599/Pem-2016. Adapun isi balasan surat itu dijelaskan oleh Gubernur bahwa, surat permintaan pemberhentian Fitrial Bachri sebagai anggota DPRD Payakumbuh, belum dapat diproses karena persyaratan pemberhentian dari pimpinan Partai Politik, dalam hal ini Partai Gerindra belum dilampirkan Fitrial Bachri dalam surat permintaan pemberhentiannya itu, “ ungkap ketua DPRD Yendri Bodra Dt. Parmato Alam senada Sekwan DPRD Payakumbuh, Erwan.

Diungkapkan ketua DPRD Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, pada tanggal 5 Desember 2016, DPRD Payakumbuh sudah menyurati kembali Fitrial Bachri, untuk melengkapi berbagai persyaratan terkait pemintaan pemberhentian dirinya sebagai anggota DPRD yang dikeluarkan pimpinan partai politik yakni partai Gerindra.

“ Sampai saat ini, surat tersebut belum dijawab oleh Fitrial Bachri. Namun, masih ada waktu sampai batas waktu tanggal 23 Desember untuk memenuhi persyaratan tersebut,” pungkas Yendri Bodra Dt. Parmato Alam.   

Sementara itu Ketua DPC Partai Gerindra Payakumbuh, Nusyiwan, ketika diminta komentarnya terkait pemberhentian Fitrial Bachri sebagai anggota DPRD mengaku sudah menyikapi surat permohonan pemberhentian Fitrial Bachri tersebut.

“ Secara resmi surat permohonan pemberhentian yang dibuat Fitrial Bachri kita terima tanggal 8 Desember. Esoknya, tanggal 9 Desember surat itu sudah sikapi untuk dteruskan ke DPD Partai Gerindra Sumbar. Namun, karena tanggal 10,11 dan 12 libur panjang, maka surat tersebut baru dapat kita antarkan ke Padang tanggal 13 Desember,” sebut Nusyirwan.

Menurut Nusyirwan, tidak benar jika dia dituding menghalang-halangi proses pencalonan Fitrial Bachri sebagai calon Walikota. “Dimana letak kita menghalang-halangi. Sesuai dengan AD/ART Partai Gerindra, seharusnya surat permintaan pemberhentian Fitrail Bachri itu diberikan kepada DPC Partrai Gerindra Payakumbuh, bukan langsung-langsung saja ke Pak Prabowo,” sebut Nusyirwan sekaligus menyesali sikap Fitril Bachri yang main langsung-langsung saja ke Ketua DPP Partai Gerindra tanpa melalui DPC partai Gerindra Payakumbuh. (TIM)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here