Syahiran :Warga Agar Cerdas Memilih Obat

0
51
Bupati Syahiran didampingi Dirjen dari Kemenkes memukul gong pencanangan cerdas mimilih obat, Kamis (14/9/2017) di Simpang Empat Pasbar.

PASBAR, Dekadepos.com-

Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran mencanangkan Gerakan  Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat ( Gema Cermat) di gedung Balerong Tuah Basamo Simpang Empat Pasbar, Kamis (14/9).

Pencanangan tersebut, sakaligus sosialisai Gema Cermat dihadiri oleh Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI yang diwakili oleh Kasi Peningkatan Penggunaan Obat Rasional (POR), Erie Gusnelliyanti, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar yang diwakili oleh Kasi Kefarmasian, Yudi Hartati, kepala Dinas Kesehatan Pasbar, Haryunidra dan diikuti oleh peserta dari lembaga pemerintah terkait, organisasi profesi kesehatan, TP PKK se-Pasaman Barat, organisasi kemasyarakatan dan lainnya.

Syahiran  menyampaikan bahwa masyarakat Pasbar perlu dibekali pengetahuan tentang penggunaan obat secara rasional, tepat dan benar sehingga masalah yang timbul akibat mengkonsumsi obat secara bebas dan berlebihan dapat dihindari.

“Lebih dari 60% persen masyarakat melakukan pengobatan sendiri atau swamedikasi dan sebagian dari mereka menyimpan obat keras dan antibiotik yang diperoleh tanpa resep dokter,” ujar Syahiran.

Dikatakan, data tersebut merupakan data Susenas  dan hasil riset kesehatan dasar pada Tahun 2013. Oleh sebab itu, antisipasi swamedikasi perlu dilakukan, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mencanangkan Gema Cermat.

“Gema Cermat adalah upaya bersama pemerintah dan masyarakat dengan berbagai kegiatan dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar,” papar Syahiran.

Penggunaan obat harus sesuai prosedur atau dengan resep dokter. Akan tetapi berbagai kendala yang akan ditemukan adalah kondisi geografis masyarakat yang tinggal di daerah terisolir mengakibatkan penerapan POR akan sulit dilakukan.

“Gema Cermat perlu secara intensif disosialisasikan kepada masyarakat Pasbar. Saya harap Dinkes Pasbar benar-benar mengambil peran besar dalam hal ini,” ungkap Syahiran.

Disebutkan, Dinas Kesehatan Pasaman Barat harus memgambil peran besar dalam mensosialisasikan Gema Cermat keseluruh kecamatan hingga kepelosok daerah di Pasbar dengan melibatkan Camat dan seluruh petugas kesehatannyang ada di kecamatan, nagari, hingga tingkat kejorongan.

“Semoga Gema Cermat dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Pasbar dan terima kasih kepada Drijen Bina Pelayanan Kefarmasian yang telah menetapkan Pasbar sebagai  tempat berjalannya kegiatan Gema Cermat,” sebut Syahiran.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Peningkatan Obat Rasional, Erie Gusnelliyanti menyatakan dipilihnya Pasbar sebagai tempat dicanangkannya Gema Cermat disebabkan oleh keaktifan Dinas Kesehatan Pasbar dalam mejalankan berbagai program kesehatan di tengah masyarakat.

Disampaikan, pada Tahun 2017, Gema Cermat sendiri telah dicanangkan di 82 Kabupaten/Kota. Sebanyak 25 kegiatan diselenggarakan oleh Dirjen Pelayanan Kefarmasian dan 57 kegiatan diselenggarakan oleh Dinkes Provinsi.

“Saya harap Pasaman Barat bisa menjadi contoh bagai Kabupaten lain di Sumbar atau Indonesia perihal kesuksesan dalam menjalankan kegiatan Gema Cermat,” pungkas Erie.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar melalui Kasi Kefarmasian, Yudi Hartati menyampaikan bahwa Gema Cermat sendiri telah dilaksanakan mulai tahun 2015. Gema Cermat diperlukan untuk merubah kebiasaan masyarakat sehingga cerdas dalam menggunakan obat. (ssc)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here