Tahun 2016, Puluhan KK di Kab. Lima Puluh Kota Terima Bantuan Rumah Layak Huni

0
22

LIMA PULUH KOTA, Dekadepos.com

Kamis (8/12) Tim monitoring dari Direktorat Penanggulangan Pakir Miskin Pedesaan, Kemensos RI, Widi, bersama dengan Dinas Sosial Propinsi Sumatera Barat, Andrias, dan Dinas Sosial Limapuluh Kota, Afdal, meninjau lansung pembangunan rumah masyarakat penerma bantuan rumah layak huni, di Kecamatan Luak. Sebelumnya, Puluhan masyarakat dari penerima bantuan Program Kelurga Harapan (PKH), di tiga Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, mendapat bantuan rumah layak huni dari pemerintah pusat. Sebelumnya, Rumah yang ditempati puluhan warga Limapuluh Kota itu, tidak layak huni. Dengan kondisi berlantai seadanya dengan ukuran kecil, kemudian dinding terbuat dari papan, dihuni oleh beberapa anggota keluarga.

Perawati dan Ernawati dari Bukik Gombak Situak, Nagari Bungo, Kecamatan Luak, merupakan dua orang penerima bantuan senilai Rp 15 juta perorang untuk bantuan perbaikan rumah tidak layak huni menjadi layak, mengaku senang. Kepada Widi, masyarakat penerima bantuan mengaku senang dan bersyukur mendapat bantuan dari pemerintah RI. Dengan begitu, rumah yang ditempatinya semakin baik dan dapat merobah kondisi tempat tinggalnya dari tidak layak huni menjadi layak. “Kami senang, perhatian Pemerintah kepada masyarakat miskin, mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini kehidupan kami semakin baik dimasa datang. Yang jelas kami selama ini berpikir mencari uang untuk memperbaiki rumah, tapi itu sulit karena untuk makan saja susah,” jelas Ernawati dan Perawati, bersyukur, menerima bantuan.

Widi, dari Kemsnsos RI, melihat rasa senang terpancar diraut wajah masyarakat penerima bantuan Rumah Tidak Layak huni. Bahkan Widi, sangat bangga melihat pekerjaan pembangunan rumah masing-masing Keluarga penerima bantuan yang dilakukan secara swadaya dan gotong royong.

“Ini luar biasa, dana semula hanya Rp 15 juta dengan bantuan masyarakat sekitar berupaa tenaga dan sawadaya nilainya akan bertambah. Semangat membantu masyarakat sekitar atau tetangga, bentuk rasa peduli dan kebersamaan semua pihak membantu sesama, mudah-mudahan ini jadi pahala disiNya,” sebut Widi, memuji nilai gotong royong masyarakat Kecamatan Luak.

Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial, Dinsos Limapuluh Kota, Afdal, menyebut bangga bahwa bantuan dari Pemerintah pusat melalui Kemensos RI, sudah merubah kondisi masyarakat miskin di Limapuluh Kota. “Kedepan kita usulkan sebanyak 58 kelurga menerima bantuan rumah layak huni dari Kemensos RI. Dengan adanya bantuan ini tentu semakin sejahtera masyarakat Limapuluh KOta dan memanimalisir jumlah kemeskinan. Kemudian diharapkan kepada masyarakat penerima untuk menjadikan ini sebagai penyemangat untuk terus berusaha dan bekerja lebih giatlagi dimasa datang,” harapnya.
Untuk tahun 2016 ini, disampaikan Afdal, ada sebanyak 50 keluarga menerima bantuan rumah layak huni di tiga kecamatan, 10 kelurga di Kecamatan Luak, 20 kelurga di Kecamatan Lareh Sago Halaban, 20 kelurga di Kecamatan Payakumbuh.

“Bantuan baru sekitar satu minggu ini diterima masyarakat, dan Alhamdullah penerjaan rumah masing-masing masyarakat sudah 30 persen, dan ditergetkan akhir Desember 2016 ini sudah selesai dikerjakan dan diharapkan sudah ditempati,” harap Afdal, optimis. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here