Tak Ingin Daerah Gaduh Lagi, Oknum Anggota DPRD dimaafkan, Tapi Ini Syaratnya

0
439
Putra Satria Very, Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota (paling Kanan.red) dengan Ketua dan pengurus PERWANALIKO dan FORWANA SUMBAR

Limapuluh Kota, Dekadepos.com  

Putra Satria Very, Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota yang sebelumnya terancam akan “ Dipolisikan” oleh sejumlah wali Nagari, akhirnya bisa bernafas lega, setelah mengakui berbuat salah dan meminta maaf kepada perwakilan wali nagari melalui PERWANALIKO dan FORWANA SUMBAR dalam sebuah pertemuan yang di lakukan di sebuah Hotel di daerah Payakumbuh Timur.

Dalam pertemuan pada Kamis (7/9) sekitar pukul 16.30 Wib, Politisi Golkar itu menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh walinagari se-Sumatera Barat atas postingannya di media sosial Facebok yang terkesan melecehkan dan merendahkan wali nagari. Selain itu, ia juga berjanji akan memuat permohonan maaf disejumlah media cetak terbitan Sumbar selama tiga hari berturut-turut, termasuk menghapus postingan di facebook yang diunggah pada Rabu (6/9) sekitar pukul 15.23 Wib.

“ Memang tadi kita (PERWANALIKO dan FORWANA SUMBAR.red) telah meminta keterangan/penjelasan dari Saudara Putra Satria Very, terkait postingan yang dibuat di media sosial. Dari pertemuan yang digelar, ia mengakui perbuatannya dan menyesali serta meminta maaf. Dengan berbagai pertimbangan, kita maafkan yang bersangkutan. “ Sebut Irmaizar, Ketua PERWANALIKO dan FORWANA SUMBAR didampingi sejumlah pengurus lainnya, saat dikonfirmasi Kamis sore (7/9).

Wali Nagari Sungai Kamuyang itu juga menambahkan, dengan kondisi Kabupaten Lima Puluh Kota yang tengah carut-marut dan dicap negatif oleh daerah lain, maka PERWANALIKO dan FORWANA SUMBAR tidak ingin kegaduhan demi kegaduhan terus terjadi. Selain itu, ia juga memohon maaf jika keputusan yang telah diambil tidak  memuaskan seluruh unsur yang ada. “ Kita tentu tidak ingin daerah semakin gaduh. Apalagi manusia kan bersifat khilaf. Mudah-mudahan ini bisa jadi pelajaran bagi kita semuanya”. Tambah walinagari yang daerahnya terkenal dengan permandian Batang Tabit tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Postingan diduga milik seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lima Puluh Kota di Acount media Sosial Facebook dengan nama Putra Satria Very dengan menyebut dan terkesan merendahkan Walinagari membuat gaduh dan membuat sejumlah Walinagari di Kabupaten yang berbatasan dengan Propinsi Riau itu angkat bicara.

Dalam Acount Facebook bernama Putra Satria Very yang juga memajang foto Politisi Golkar  tengah mengendarai sepeda motor itu membuat postingan “ Nan wali nagari,, lah raso jadi camat,,, camat lah raso jadi bupati,,,,lah tinggi uwok dari boto,,,abih hari dek mnjilek ajo” ucapnya dipostingan yang diunggah pada Rabu (6/9) sekitar pukul 15.23 Wib. (Est).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here