Tak Lengkapi Surat Kendaraan, Puluhan Pengendara Jalani Sidang di Tempat

0
253

Payakumbuh, Dekadepos.com

Puluhan pengendara Roda dua (R2) dan Roda empat (R4) yang melintas di Jalan Raya Payakumbuh – Bukittinggi di Kelurahan Pakan Sinayan Kawasan Ngalau Indah Kecamatan Payakumbuh Barat ditilang oleh Tim Gabungan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumatera Barat, Dinas Perhubungan Sumatera Barat, Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh serta Satlantas Polres Payakumbuh pada Senin sore (13/11). Razia gabungan hari pertama dalam Rangka Operasi Zebra tersebut digelar untuk menekan jumlah pelanggaran lalulintas dan sebagai bentuk Pengawas Muatan Kendaraan Barang maupun kelengkapan surat-surat kendaraan pribadi.

Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz menghadiri langsung operasi yang juga diikuti POM TNI tersebut. Usai apel gabungan, Erwin mengatakan bahwa kegiatan/operasi gabungan yang digelar tersebut sangat positif untuk terus mewujudkan kesadaran berlalulintas di Payakumbuh. “ Tentu hal ini/operasi gabungan ini sangat bernilai positif. Kita harus mencerminkan kesadaran berlalulintas di Kota Payakumbuh. Setiap pengendara harus selalu taat. Termasuk kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) / yang ada di Payakumbuh”. Ucapnya.

Efrimon, Kepala Seksi (Kasi) LLAJ Balai Pengelola Tranportasi Darat Wilayah III Propinsi Sumbar (Kiri0 saat memberikan keterangan kepada wartawan..

Ia juga menambahkan, terkait adanya kendaraan dinas yang pengendaranya ditilang oleh Satlantas Polres Payakumbuh, ia berharap hal tersebut harus bisa jadi pelajaran, sehingga kedepannya tidak terjadi lagi.

Dari pantauan di lokasi Razia/operasi gabungan tersebut, terlihat puluhan pengendara Roda dua, roda empat maupun truk bermuatan barang dan angkutan jasa orang terjaring razia. Beberapa pelanggaran yang dilakukan antarannya, KIR mati (Kendaraan Angkutan Barang), Trayek mati (Angkutan Orang), Laik Jalan, termasuk juga masih adanya pengendara yang yang tidak membawa surat-saurat kelengkapan kendaraan lainnya. Selain itu, petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap Racun api, perlengkapan P3K. Mereka yang terjaring tersebut, langsung mengikuti sidang layaknya seperti di Pengadilan. Dimana, juga dihadirkan, Hakim, Panitera serta dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh.

“ Pelanggaran yang paling banyak terjadi oleh angkutan orang, adalah terkait Izin Trayek yang telah mati, sementara untuk angkutan barang, KIR banyak yang mati. Ini merupakan Operasi Gabungan yang pertama yang kita (Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumatera Barat) lakukan dengan sejumlah pihak lainnya”. Sebut Kepala Balai Pengelola Tranportasi Darat Wilayah III Propinsi Sumbar, Ariyandi melalui Kepala Seksi (Kasi) LLAJ Balai Pengelola Tranportasi Darat Wilayah III Propinsi Sumbar, Efrimon, Senin sore (13/11).

Efrimon juga menambahkan, Operasi/razia gabungan tersebut akan dilakukan selama dua hari. Yakni mulai Senin hingga Selasa besok (Est).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here