Tak Tepati Janji, Oknum DPRD Terancam Dipolisikan

0
851

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Oknum anggota DPRD Limapuluh Kota, Putra Satria Very, dari Fraksi Partai Golkar, terancam akan dilaporkan kepenegak hukum, apabila pengaduan yang dilayangkan Persatuan Walinagari Kabupaten Limapuluh Kota (Perwanaliko) kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Limapuluh Kota, tidak disikapi.

“ Kalau pengaduan Perwaliko tidak diselesaikan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, maka kami Persatuan Walinagari Limapuluh Kota akan melanjutkan ke ranah hukum,” tulis Wakil Ketua Perwaliko, Hendra Dt. Bogah dan Sekretarisnya, Nanda,S. dalam surat pengaduan yang dilayangkan kepada BK DPRD Limapuluh Kota, tertanggal 12 September 2017.

Diungkapkan Hendra Dt. Bogah dan Nanda,S oknum anggota DPRD Limapuluh Kota bernama Putra Satria Very, secara sengaja telah menghina seluruh Walinagari yang ada di Sumbar, lewat postingannya di media sosial facebook.

Adapun postingan berbau penghinaan yang dilakukan kader Partai Golkar tersebut berbunyi; “ Nan wali nagari,, lah raso jadi camat,,, camat lah raso jadi bupati,,,,lah tinggi uwok dari boto,,,abih hari dek mnjilek ajo”.

Ternyata, postingan yang diunggah Rabu (6/9) sekitar pukul 15.23 Wib itu, membuat para Walinagari se Kabupaten Limapuluh Kota kebakaran jengot, lalu meminta klarifikasi kepada Putra Satria Veri atas tudingannya itu.

“Setelah dilakukan klarifikasi Kamis 7 September 2017 bertempat di Hotel Bundo Kanduang Payakumbuh, Putra Satria Very, mengakui keteledorannya dan bernjanji akan meminta maaf kepada seluruh Walinagari melalui tiga media harian terbitan dan pernyataan maaf tersebut akan diterbitkan selama 3 hari,” ungkap Hendra Dt. Bogah dan Nanda,S dalam surat laporan tersebut.

Ternyata, janji Putra Satria Very, tak ditepati sampai Perwanaliko melayangkan surat kepada Badan Kehormatan DPRD Limapuluh Kota.

“ Kalau pengaduan Perwaliko tidak diselesaikan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, kami akan melanjutkan ke ranah hukum,” tulis Wakil Ketua Perwanaliko, Hendra Dt. Bogah dan Sekretarisnya, Nanda,S dalam surat pengaduan bernomor: 900/15/PWNLK/IX-2017 yang dilayangkan kepada BK DPRD Limapuluh Kota.

Putra Satria Very ketika dihubungi melalui telepon genggamnya belum berhasil dikonfirmasi, karena HP yang bersangkutan tidak aktif.

Sementara itu Ketua Badan Kehormatan DPRD Limapuluh Kota, Wardi Munir, membenarkan telah menerima surat pengaduan dari Perwanaliko. “ Tapi, BK tidak bisa memproses laporan pengaduan tersebut, karena Perwanaliko tidak melampirkan kesepkatan yang dibuat antara Putra satria Very dengan Perwanaliko,” ujar Wardi Munir. (est)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here