Tarif Baru Tempat Rekreasi Payakumbuh Disetujui Tapi….

0
95

Payakumbuh, Dekadepos.com 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh akhirnya menyetujui Rencana perubahan terhadap Tarif Retribusi Tempat Rekreasi Dan Olah Raga yang ada di Kota Payakumbuh, hal tersebut disetujui Dalam Rapat Paripurna yang digelar oleh DPRD dikawasan Koto Nan IV baru-baru ini. Sebelumnya Dalam Rapat Kerja antara DPRD Kota Payakumbuh (Komisi B.red) dan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga dihadiri Kepala Dinas, Elfriza Zaharman serta dua orang Kabid mengajukan perubahan tarif tempat rekreasi dan Olahraga, namun hingga saat ini, baru perubahan tarif baru yang disetuji oleh DPRD.

Perubahan tarif, diantaranya Tarif Masuk Ke Objek Wisata Ngalau Indah yang sebelumnya perorang Rp. 2.500 untuk anak-anak dan Rp. 3.500 untuk orang dewasa, diajukan menjadi Rp. 5.000 untuk hari biasa dan Rp. 7.000 untuk hari libur, didalam perubahan yang diajukan itu tidak lagi dibedakan dewasa dan anak-anak seperti tarif sebelumnya. Lalu untuk tarif ke Objek Wisata Ampangan yang terletak di Kecamatan Payakumbuh Selatan mengalami kenaikan Rp. 4.000 hingga Rp. 5.000, dimana tarif sebelumnya Rp. 2.000 untuk anak-anak dan Rp. 3.000 untuk orang dewasa. Ternyata tidak sampai disitu saja, Elfriza yang juga Mantan Kepala Kesbang Kota Payakumbuh itu, juga mengajukan kenaikan ditempat rekreasi lain dengan besaran kenaikan hingga Rp. 1.000.

Kepada Komisi B yang diketahui Chandra Setipon dan Wakilnya Edward DF, Dinas Pariwisata juga menyebutkan bahwa, dahulu dengan target yang dibebankan kepada mereka sekitar 40 juta/tahun, harga karcis masuk ke Objek Wisata Ngalau Indah sebesar tarif lama, dan kini pada tahun 2017, target yang mencapai 105 juta, harga karcis juga masih sama.

“ Iya kita (DPRD.red) telah membahas dan menyetujui perubahan Tarif Retribusi Tempat Rekreasi yang ada di Payakumbuh dalam Paripurna , namun kita memberikan sejumlah catatan terhadap hal tersebut, diantarannya, dengan kenaikan Tarif itu, Pendapatan harus juga naik, pelayanan juga harus naik.” Sebut Ketua Komisi B DPRD Payakumbuh, Chandra Setipon didampingi Sekretaris Komisi, Edward, DF, Jumat sore (14/7).

Selain itu, Mantan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengatakan bahwa, kenaikan tarif yang disetujui itu dengan sejumlah alasan, diantarannya, agar tidak kembali terjadinya pungutan Liar (Pungli) ditempat-tempat wisata yang ada, agar pengelolaan betul-betul dilakukan, agar kontrak objek wisata ke pihak lain juga harus dinaikkan, termasuk memberikan karcis/retribusi masuk kepada pengunjung. Nantinya, tarif baru tersebut akan mulai berlaku setelah keluarnya Peraturan Walikota Payakumbuh.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh, Elfriza Zaharman, belum berhasil dihubungi terkait disetujuinya tarif baru tersebut. Chandra (34) salah seorang pelaku wisata di Sumatera Barat menanggapi akan segera berlakunya tarif baru di Objek Wisata di Payakumbuh itu. “ Dengan disetujuinya tarif baru yang diajukan ke DPRD itu, seharusnya Dinas Pariwisata terus berbenah, terutama terkait pelayanan dan fasilitas yang ada ditempat wisata, sebab selama ini, terkesan Wisatawan hanya sambil lalu ke Payakumbuh, PR kedepan, bagaimana membuat Payakumbuh yang juga dikenal dengan Pacu Jawi, Pacu Itik betul-betul menjadi daerah tujuan Wisata. Termasuk juga soal penginapan/hotel”. Sebut bapak dua anak itu. (Esha Tegar).   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here