Tekan Kecelakaan Lalulintas, BPTD Wilayah III dan Dishub Sumbar Gelar Operasi Tertib di Solok

0
171

Solok, Dekadepos.com

Menekan angka kecelakaan dijalan raya, petugas gabungan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah III Kementrian Perhubungan Sumatra Barat gelar operasi tertib keselamatan bagi awak angkutan umum jenis angkutan barang. Dalam operasi penegakan hukum (Gakum) di wilayah Solok, sejumlah angkutan umum barang yang kedapatan melanggar aturan ditindak tegas dengan memberikan sangsi.

Operasi tertib berkeselamatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Operasi Efrimon. S.SIT.MM di wilayah Solok itu, dipusatkan di kawasan Terminal Regional Bareh Solok (TRBS). Direncanakan, operasi dengan tujuan menekan tingkat pelanggaran bagi awak angkutan umum dijalan raya akan digelar selama 3 hari.

Diakui Efrimon, dalam operasi tertib berkeselamatan yang digelar di wilayah Solok ini melibatkan petugas dari sejumlah instansi terkait. Didampingi Hendri, Gakum PPNS BPTD wilayah Sumbar, Efrimon juga menegaskan awak angkutan umum yang terjaring dalam operasi tersebut langsung menjalani sidang ditempat.

“Bagi yang melanggar, awak angkutan umum langsung dijatuhi sangsi berupa denda,” ujar Efrimon, Rabu 28 Maret 2018 kepada wartawan.

Dalam operasi tertib berkeselamatan yang digelar BPTD wilayah III Sumbar itu terlihat sejumlah petugas gabungan dari Dishub Provinsi Sumbar, Dishub Kota Solok, Ditlantas Polda, Polresta Solok, POM Kota Solok, Kejari Kota Solok, Pengadilan Negeri Kota Solok dan Jasa Raharja itu memeriksa kondisi serta dokumen atas angkutan umum yang terjaring. Dan untuk hari pertama saja, Selasa (27/3) kamarin dalam operasi tertib berkeselamatan tersebut puluhan kendaraan angkutan umum kedapatan melanggar aturan yang berlaku.

Setidaknya dihari pertama operasi, menurut Hendri petugas terpaksa menerbitkan 140 surat tilang dan awak angkutan umum langsung menjalani sidang ditempat. Surat tilang yang diterbitkan petugas atas berbagai bentuk pelanggaran yang dilakukan awak angkutan umum terdiri dari BPTD menerbitkan surat tilang sebanyak 73 Tilang, Dishub Sumbar mengeluarkannya 25 surat tilang dan sebanyak 42 surat tilang lain diterbitkan oleh petugas kepolisian.

Terkait pelaksanaan operasi berkeselamatan dengan dipusatkan di wilayah Solok tepatnya di Kota Solok memang tanpa alasan. Jalur lintas di kawasan Solok terbilang jalur padat yang cukup ramai dilewati kendaraan dari sejumlah daerah. Kota Solok yang merupakan jalur lintas di wilayah Sumatra Tengah, menjadi simpul bagi kendaraan dari dan menuju sejumlah daerah di Sumbar.

Selain itu kondisi ruas jalan di wilayah Solok juga terbilang rawan sehingga tingkat kecelakaan juga cukup tinggi. Dan untuk menekan angka kecelakaan yang dipicu faktor kelalaian seperti kondisi kendaraan serta kelebihan tonase angkutan barang, menjadi perhatian petugas.

“Kita berharap dengan adanya operasi tertib berkeselamatan, akan dapat menekan tingkat pelanggaran serta menggugah kesadaran awak angkutan umum khususnya angkutan barang untuk patuh dan mentaati aturan yang berlaku,” harap Efrimon. (Rel/Est)