Ternyata R Siswi SMA 1 Payakumbuh Gadungan

0
5647
Kepala SMA 1 Payakumbuh, Delfizal didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Beni Hendri, memberikan penyelasan kepada awak media bahwa R bukanlah siswi SMA 1 Payakumbuh

PAYAKUMBUH, dekadepos.com –

Ternyata, siswi berinitial R yang terlibat perkelahian dengan siswi SMK yang sempat dirawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Payakumbuh, adalah siswi SMA 1 Payakumbuh gadungan.

“Seragam SMA 1 Payakumbuh yang dikenakan R saat peristiwa perkelahian itu terjadi, ternyata seragam pinjaman dari tetangganya alumni SMA 1 Payakumbuh yang tamat tahun lalu,”sebut Kepala SMA 1 Payakumbuh, Delfizal didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Beni Hendri, kepada awak media saat dihubungi di kantornya, Kamis (12/10).

Diakui Kepala SMA 1 Payakumbuh, Delfizal didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Beni Hendri, pihak sekolah mengetahui jika R bukanlah siswi SMA 1 Payakumbuh, ketika orang tua R datang ke sekolah, Kamis pagi dengan maksud meminta izin anaknya R tidak masuk sekolah hari ini karena sakit.

Baca : http://www.dekadepos.com/diduga-korban-pengeroyokan-siswi-sma-1-payakumbuh-dilarikan-kerumah-sakit/

Ketika pihak sekolah menanyakan siapa nama anaknya, kelas berapa dan jurusan apa dia sekolah, barulah diketahui bahwa anaknya R yang terlibat perkelahian Rabu sore (11/10) di gelanggang Kubu Gadang dan diekpose sejumlah media dan viral di medsos, bukanlah siswi SMA 1 Payakumbuh.

“ Anak ibu tidak terdaftar di sekolah SMA 1 Payakumbuh dan kami sudah cek seluruh data anak, tidak ada anak sesuai dengan nama yang ibuk sebutkan yang bersekolah di sekolah ini,” ungkap Delfizal menirukan ucapannya saat berdialog dengan ibu R.

Awalnya, ibu R tidak percaya jika anaknya R tidak sekolah di SMA 1 Payakumbuh. Pasalnya, setiap hari sejak tahun ajaran dimulai Juli lalu, dia selalu mengantarkan R ke SMA 1 Payakumbuh.

“Tiap pagi saya selalu mengantarkan R ke sekolah. Namun saya mengantarkan R hanya sampai di jalan raya simpang menuju SMA 1 Payakumbuh, karena R minta diturunkan saja di jalan besar,” ujar Kepala SMA 1 Payakumbuh, Delfizal menirukan ungkapan ibu R.

Menurut Kepala SMA 1 Payakumbuh, Delfizal, dari penjelasan ibunya, dapat diduga jika R telah membohongi ayah dan ibu serta keluarganya yang mengakui dia sekolah di SMA 1 Payakumbuh.

Meski tindakan R mengenakan seragam sekolah SMA 1 Payakumbuh telah mencoreng dan mencemarkan nama baik sekolah, tapi pihak sekolah tidak akan menuntutnya, karena memaklumi kondisi keluarganya. (est)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here