Tes Urine DPRD 50 Kota, 4 orang urung Ikut

0
174
Tes Urine DPRD 50 Kota, 4 orang urung Ikut
Tes Urine DPRD 50 Kota, 4 orang urung Ikut

Payakumbuh,Dekadepos— Sejak beberapa minggu terakhir, Sumatera Barat khususnya DPRD Padang Pariaman dihebohkan dengan beredarnya video dugaan pesta Narkoba jenis sabu-sabu yang diduga dilakukan oleh dua orang wakil rakyat setempat. Hingga akhirnya dilaksanakan Tes Urine oleh BNN.

Mengantisipasi peredaran gelap Narkoba dikalangan wakil rakyat di Kabupaten Limapuluh Kota, sesuai jadwal yang telah disepakati DPRD setempat bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Payakumbuh menggelar Tes Urine bagi ke-35 orang wakil rakyat. Namun sayang, saat pelaksanaan Senin siang (17/10) sekitar 4 orang diantarannya tidak ikut dengan sejumlah alasan. Pelaksanaan tes urine tersebut berlangsung di ruang sidang DPRD setempat kawasan Bukik Limau Kecamatan Harau.

Anggota BNN dibawah komando Kepala BNNK Payakumbuh, AKBP Firdaus, bekerja sama dengan Kasat Narkoba Polres Limapuluh Kota, Iptu Zul Andri, memasuki gedung DPRD ketika para wakil rakyat DPRD Limapuluh Kota itu baru beberapa menit usai melaksanakan sidang paripurna pembahasan APBD-P.

Sebelum dilaksanakan tes urine, Kepala BNNK Payakumbuh, AKBP Firdaus didampingi Wakil Ketua DPRD Sastri Andiko dan Deni Astra, menjelaskan tujuan BNNK Payakumbuh melaksanakan tes urine kepada anggota DPRD Limapuluh Kota. “ Tes urine yang kita lakukan untuk memenuhi edaran Mendagri dan BNNP dalam rangka pemberantasan narkoba,” sebut  AKBP Fidaus.

Tes urine terhadap anggota DPRD Limapuluh Kota itu mulai dilaksanakan dimulai dari tiga pimpinan DPRD Safarudin Dt Bandaro Rajo (Ketua DPRD), Sastri Andiko dan Deni Astra ( Wakil Ketua) dan diikuti anggota DPRD lainnya.

Menurut Kepala BNNK Payakumbuh AKBP Firdaus didampingi Kasat Resnarkoba Polres Limapuluh Kota, Iptu Zul Andri, tes urine terhadap anggota DPRD Limapuluh Kota itu dilakukan  sebanyak 31 orang dari 35 anggota DPRD Limapuluh Kota. “ Empat orang lainnya tidak mengikuti tes urine karena sudah izin,” ungkap AKBP Firdaus.

Adapun empat orang anggota DPRD Limapuluh Kota yang tidak menjalani tes urine itu adalah Putra Satria Veri. Politisi Partai Golkar itu tidak menjalani tes urine karena hari itu, dia sedang menggelar resepsi pernikahan. Kemudian, politisi PKB, Amril B, sedang melaksanakan helat berminantu. Sedangkan politisi PAN, Yoserizal Dt Parmato Alam mengalami kerusakan mobil dalam perjalanan Pekanbaru-Limapuluh Kota dan terakhir politisi PDI-P, Darlius sedang sakit di kampungnya, Kapur IX.

Keempat orang anggota DPRD yang belum tes urine, akan menyusul pada Rabu (19/10/) mendatang. Dari 31 anggota DPRD yang sudah menjalani tes urine, hasilnya negative. (Esha Tegar Putra).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here