Tiga Hari Jelang Ramadhan, Tim 7 Jaring 4 Pasangan Nikah Tak Resmi

0
92

Payakumbuh, Dekadepos.com

Jelang Memasuki bulan Suci Ramadhan 1439 H atau tahun 2018, Tim Penegak Peraturan Daerah Kota Payakumbuh yang tergabung dalam Tim 7 (TNI, Polri, Subdenpom Payakumbuh serta Satpol-PP) Kota Payakumbuh berhasil menjaring empat pasangan remaja yang tidak menikah secara resmi. Keempat pasangan tersebut dijaring disejumlah rumah Kos dan Kontrakan yang ada di Payakumbuh.

Razia Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dipimpin langsung Ketua Harian Tim 7, Devitra itu digelar Minggu 13 Mei 2018. Dalam razia tiga hari jelang Ramadhan itu juga ikut serta Kasat Intelkam dan Kasat Binmas Polres payakumbuh. Lokasi yang dirazia tersebut di daerah Kubu Gadang  Kelurahan  Koto Kociak Kubu Tapak Rajo Kecamatan Payakumbuh Utara, Kelurahan Bulakan Balai Kandi dan di Kelurahan Parik Muko Aia.

Razia yang dilakukan tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat yang mengaku resah dengan sejumlah tempat kosan dan kontrakan. Dari razia itu, dijaring 2 pasang di kontrakan Kubu Gadang dengan inisial AG dan NK, serta pasangan RD dan RN tanpa surat nikah resmi. Dan 2 pasang di kontrakan Parik Muko Aia berinisial AD dan AY serta pasangan GN dan DS. Saat didatangi petugas, mereka hanya memperlihatkan Surat Keterangan Nikah dalam bentuk 1 lembar Surat. Mereka selanjutnya digiring ke Markas Satpol-PP di Kantor Balai Kota baru di Eks, Lapangan Sepakbola Kapoten Tantawi di Kelurahan Bunian.

“ Dalam razia yang kita gelar berdasarkan laporan masyarakat, berhasil kita jaing 4 pasangan yang tingal di rumah kos dan kontrakan. Mereka mengaku sudah menikah, namun hanya mengantongi selembar surat keterangan.” Sebut Devitra, Minggu 13 Mei 2018.

Devitra juga menambahkan, pasangan yang menikah tidak secara resmi tersebut mengaku dinikahkan oleh seseorang di kawasan Payobasung Payakumbuh Timur.  Untuk memastikan kebenaran surat keterangan yang dimiliki pasangan tersebut, Tim 7 meminta kehadiran Kepala KUA Payakumbuh Timur, Syafrizal.

Kepada Petugas, Syafrizal menyampaikan bahwa surat keterangan tersebut tidak sha dan nikah yang dilakukan pasangan tersebut tidak tidak sesuai syariat karena tanpa wali nikah yg sesuai syariat. Mereka disaranakan untuk mengurus nikah secara resmi.

Setelah membuat surat perjanjian, keempat pasangan tersebut dipulangkan kerumahnya dengan catatan tidaklagi tinggal bersama sebelum menikah secara resmi. (Est)