TINGKATKAN PAD, WAKO MINTA JUMLAH KAMAR HOTEL DIDATA LAGI

0
39

Bukittinggi.dekadepos.com –
Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias meminta kepada Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola retribusi dan pajak daerah untuk lebih mengefektifkan pelaksanaan tugas dan operasional di lapangan, se hingga proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi seseuai target.

“Periodenya sudah kuwartal dua, tolong dievaluasi bagaimana permasa lahan, kendala serta solusi yang tepat dalam pencapaian PAD ini,” tegas Walikota Ramlan Nurmatias pada saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemko Bukittinggi di aula Balaikota, Selasa (9/5).

Pada kesempatan itu,Walikota Ramlan Nurmatias secara Khusus meminta kepada Badan Keuangan dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) agar mencocokkan lagi jumlah kamar hotel yang ada dengan potensi pajak hotel dan restoran.

Demikian pula pengawasan terhadap kondisi riil di lapangan yang dibarengi pelaksanaan razia bersama OPD terkait.Sebab Kedua Organaisasi Perangkat Daerah (OPD) itu termasuk Badan Perencanaan, Peneliti an dan Pengembangan diharapkan tahun dapat dapat menyediakan kegiatan dalam bentuk pemberian penghargaan kepada wajib pajak yang dinilai cukup komit memenuhi kewajibannya. “Artinya, bagaimana ke depan wajib pajak yang patuh kita berikan reward,” ujar Ramlan Nurmatias.

Kemudian,Terkait dengan pelayanan perparkiran,ia juga mengingatkan Kadishub bersama OPD yang lain agar benar-benar mengawasi petugas lapang an yang telah ditunjuk Pemko. Sebab masih ada oknum juru parkir yang dike luhkan dengan alasan macam-macam.“Makanya,harus kita awasi, sehingga efektivitas retribusi dapat dilakukan”,kata Walikota.Begitu pula dengan retribusi yang lain,seperti sampah,lampu jalan, pela yanan perizinan dan lainnya juga terus diupayakan menggenjot pencapaiannya .tambahnya.

Sementara, terkait dengan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) menurut Ramlan Nurmatias , OPD tidak perlu takut, karena hal itu tidak selalu terkait dengan segi negatifnya. Justru ada kegiatan seperti dana Alokasi Khusus (DAK) tapi untuk pendampingannya tidak dianggarkan, makanya terjadi Silpa. “Jadi, jangan takut ada Silpa sepanjang kegiatan tidak dipaksakan,” imbuh Walikota Ramlan Nurmatias.

Rakerda yang berlangsung di aula Balaikota itu diikuti seluruh kepala OPD di Pemko Bukittinggi beserta jajaran.Rakerda ini merupakan tindak lanjut dari Rakerda pertama yang diadakan empat bulan yang lalu. “Ini tindak lanjut dari raker sebelumnya, “ujar Sekko Yuen Karnova yang menyatakan kesiapan mengikuti kegiatan itu beserta jajarannya hingga rampung dan terumuskan berbagai program strategis.

Mengingat pentingnya Rakerda ini, Walikota Ramlan Nurmatias yang didampingi Wakil Walikota H.Irwandi, Sekko H.Yuen Karnova,Asisten I,II dan III,Noverdi,H.Ismail Johar dan H.zet Buyung, mendengarkan langsung materi yang disajikan OPD sekaligus mencarikan solusi melalui pembahasan bersama-sama.

Dan sebelum membuka Rakerda ini,Walikota Ramlan Nurmatias memin ta seluruh peserta Rakerda menonaktifkan Ponsel,karena akan mengganggu kepada seriusan dan jalannya Rakerda yang dilaksanakan. (Aldo/edis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here