Tinjau Waduk PLTA, Bupati : Sistem Buka Tutup dan Pengerukan Perlu Dilakukan

0
18

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Banyak Pihak meyakini penyebab dari musibah bencana banjir dahsyat yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota dipicu dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, di Kabupaten Kampar Provinsi Riau, tepatnya berada di perbatasan antar Provinsi Riau dan Provinsi Sumatera Barat. Pasalnya ,sejak dioperasikannya PLTA Koto Panjang itu aliran sungai di Kabupaten Limapuluh Kota khususnya daerah aliran sungai di Kecamatan Pangkalan Koto Baru menjadi tersendat, akibatnya aliran sungai menjadi naik ketika curah hujan tinggi.

Mengantispasi hal itu, Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Irfendi Arbi menin jau langsung kondisi air di PLTA Koto Panjang, Minggu (26/3) kemarin, mengingat kondisi curah hujan masing tinggi di Kabupaten itu. Dalam kunjungannya, Bupati Irfendi melihat langsung kondisi waduk tersebut, serta memantau pola kerja pintu air di PLTA Koto Panjang, “Alhamdulillah, Sekarang kondisi air sudah mulai normal,air pun juga terlihat tenang”ujar Bupati

Kedepan Bupati Irfendi Arbi berharap, sistem buka tutup di PLTA Koto Panjang lebih jelas lagi sehingga kondisi air terpantau dengan baik, tidak hanya itu, Bupati juga meminta kedepan agar adanya pengerukan di Daerah Aliran Sungai di PLTA Koto Panjang. “Kedepan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumbar dan Provinsi Riau, serta balai sungai di dua wliayah, sistem buka tutup pintu waduk di PLTA ini perlu lebih jelas lagi. Selain itu, pengerukan PLTA Koto Panjang juga sangat perlu dilakukan, agar bencana tidak berulang di Kabupaten Limapuluh Kota” harapnya.

Dijelaskan Bupati, bencana banjir yang berulang melanda Kabupaten Limapuluh Kota diyakini salah satunya dipicu akibat sendimentasi dan system buka tutup pintu air di PLTA Koto Panjang.

Sebelumnya, pada acaraTalkshow di TVRI pusat Bupati Irfendi Arbi juga mengungkapkan hal yang sama, menurut Bupati kedua hal itu lah yang terus memicu terjadi bencana banjir di Kecamatan Pangkalan. “ Soal banjir kami nilai salah satu pemicunya  karena sidmentasi waduk PLTA dan system buka tutup pintu air di PLTA Koto Panjang”ujarnya. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here