TOLAK PEMEBERITAAN NEGATIF, ELEMEN MASYARAKAT SOLOK LAKUKAN AKSI DAMAI

0
38

Solok,dekadepos.com

Menanggapi serta menolak semua pemberitaan negatif di media Nasional terhadap Kota Solok terkait kasus Intimidasi terhadap dr Fiera Lovita, elemen Masyarakat yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Simpang Surya, menggelar aksi damai di perempatan pasar raya solok , Simpang Surya Kelurahan Pasar Pandan Air Mati (PPA), Minggu (4/6) malam.
Menurutnya, beberapa waktu belakangan ini marak di beritakan di media nasional bahwa telah terjadi aksi Intimidasi oleh ormas islam di Kota Solok terhadap dr Fiera Lovita, sehingga memberikan kesan kepada masyarakat Indonesia bahwa Kota Solok tidak aman dan masyarakatnya intoleran sehingga seakan-akan dr Fiera lovita terancam keselamatan dan keamanannya dan harus di evakuasi ke luar Kota Solok.

“Telah terjadi penzaliman dan ketidakadilan terhadap Kota Solok yang dilakukan oleh media nasional terkait pemberitaan peryataan dari dr Fiera Lovita yang merasa tidak aman di Kota Solok, sehingga terbangun opini bahwa Kota Solok tidak aman yang berakibat pada ketakutan orang untuk berkunjung kekota Solok yang merupakan daerah perdagangan dan wisata”, ujar Irman Yefri Adang , Wakil Ketua DPRD Kota Solok yang turut serta dalam aksi damai tersebut dan ikut menyampaikan pendapatnya.

Irman juga menekankan bahwa Kota Solok merupakan Kota yang aman dan sangat kondusif, maka melalui kesempatan ini selaku masyarakat Solok, kami juga menginginkan keterangan yang sejelas-jelasnya dari Kapolri, Kenapa AKBP Susmelawati (Kapolresta Solok) harus di copot, pada hal kasus dr Fiera Lovita telah diselesaikan secara musyawarah dan tidak ada intimidasi terhadap dirinya.

Salah satu peserta aksi juga meminta agar dr Fiera Lovita agar menghentikan aksinya yang menyatakan di media nasional bahwa dirinya merasa keselamatannya terancam selama berada di kota Solok atas kasus yang menimpanya, padahal sebelumnya dalam pertemuan dengan kapolreta Solok AKBP Susmelawati, dr fiera Lovita menyatakan bahwa dirinya sangat berterimakasih kepada Kapolres karena sudah membantunya dengan bertindak cepat dan memberikan rasa aman pada nya serta tidak ada intimidasi ataupun ancaman dan teror terhadap dirinya, sehingga nampak sekali kalau dia (dr Fiera) itu telah melakukan kebohongan dalam konfrensi pers yang dilakukan di salah satu televisi nasional beberapa waktu yang lalu.

Semetara itu anggota DPRD Kota Solok dari Partai Golkar Ramadhani Kirana Putra juga dalam orasinya mempertanyakan keputusan Kapolri Jendral Tito Karnavian yang melakukan pencopotan terhadap Kapolreta Solok AKBP Susmelawati. “Pencopotan (Kapolres,red) ini menggambarkan seolah-olah Kota kami tidak aman oleh prilaku seorang dokter yang mengatkan mendapatkan intimidasi, tekanan dari masyarakat Kota Solok. Kami menyatakan kota Solok aman, tentram dan Kota Solok kami jaga bersama- sama “ pungkasnya.

Dalam aksi damai ini, seluruh peserta aksi juga turut serta membubuhkan tanda tangannya di sebuah kain putih sebagai bentuk dukungan kepada Kapolresta Solok AKBP Susmelawati yang rencananya akan dibawa ke Jakarta disampaikan kepada Kapolri.

Aksi damai ini juga di ikuti oleh beberapa Anggota DPRD Kota Solok lainnya yang juga merasa terusik oleh pemberitaan di televisi tentang pemebritaan negatif terhadap kota Solok serta unsur KNPI Kota Solok, HMI cabang Solok, BEM UMMY Solok dan beberapa organisasi pemuda yang ada di Kota Solok.(wawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here