Truck Pengangkut Sawit Terbalik di Sarimanggais Guguk

0
15

SOLOK, Dekadepos. com

Untuk yang kesekian kalinya, kecelakaan kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera Guguk-Solok, tepatnya di penuruanan Sarimanggis, Nagari Koto Gadang Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Jum’at pagi (24/2) sekitar jam 08.00 WIB, sebuah truk pengangkut sawit yang datang dari arah Padang menuju Solok, terbalik dan semua muatan berupa sawit tumpah ke kebun warga, setelah truck lepas kendali dan terpental sekitar 20 Meter dari jalan. Sebelum terbalik, truck tersebut sempat menanduk sebuah warung penjual aneka buah yang ramai berdiri di sepanjang jalan Lintas Sumatera Guguk- Solok. Beruntung pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, baik dari pemilik kedai buah-buhan maupun pengendara truck. “Namun semua muatan truck berupa sawit tumpah ke kebun warga dan sopirnya selamat,” jelas Kapolres Arosuka, AKBP Reh Ngenana, melalui Kasat Lantas, AKP Anggara Rustamoyo, kepada Koran Padang di ruang kerjanya.

Ditambahkan AKP Anggara Rustamoyo, kecelakaan tunggal truck pengangkut buah sawit yang tidak diketahui Nomor Polisinya ini, adalah akibab out of control. “Namun beruntung tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian materil yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” tambah AKP Anggara Rustamoyo. Truck pengangkut sawit ini dikemudikan oleh Efni Rianson (48), warga Pesisir Selatan dan saat ini untuk pemeriksaan lebih lanjut, sopir truck sudah diminta keterangan di unit Lakalantas Polres Arosuka.
Sementara sesuai pengamatan media ini di TKP, kecelakaan sangat sering terjadi di lokasi tersebut dan bahkan pada Minggu 22 Agustus 2016 lalu, masih di lokasi yang sema, juga terjadi kecelakaan yang menewaskan 4 orang. Waktu itu, Truk pencabut nyawa dengan nomor polisi BE 9335 CM, dikendarai oleh Gustari Bara (30) warga Koto Baru, Kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah Provinsi Lampung. Tahun 2013 silam, di lokasi yang sama juga terjadi kecelakaan truck pengangkut semen dengan menewaskan 3 orang dan masih banyak peristiwa laka lantas yang terjadi di sekitar lokasi tersebut, namun para pedagang buah masih saja tetap bertahan di lokasi yang masuk ke Daerah Masuk Jalan (DMJ) tersebut (Ujang Jarbat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here