Tujuh Hari Ops. Zebra 2017, Permohonan SIM Meningkat

0
73

Payakumbuh, Dekadepos.com

Operasi Tertib Berlalulintas yang digelar Polres Payakumbuh dalam Operasi Zebra tahun 2017 mulai berdampak pada kesadaran masyarakat untuk mengurus SIM. Sebab dari hasil Operasi yang digelar sejak tanggal 1 Juli lalu, Ratusan kendaraan berhasil “Dikandangkan”, baca : http://www.dekadepos.com/hari-ke-tujuh-ops-zebra-2017-ratusan-sepeda-motor-dikandangkan/

Peningkatan jumlah masyarakat yang datang ke-Polres Payakumbuh untuk mengurus/permohonan SIM dan Bayar Pajak motor terjadi sejak beberapa hari terakhir. Peningkatan bahkan mencapai tiga kali lipat dibanding hari-hari biasa. Dimana bila hari biasa masyarakat yang ngurus SIM berkisar 50 orang, tetapi sejak operasi zebra naik tiga kali lipat.

“Memang mengalami kenaikan tiga kali lipat dari hari biasa. Untuk hari ini saja ada sekitar 170 orang masyarakat yang ngurus SIM, biasanya hanya 50 orang. Ini juga bentuk kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas dengan melengkapi surat-surat berkendara,” sebut Kasatlantas Polres Payakumbuh, Iptu. Yudi Satria didampingi KBO Lantas, Ipda. Imam Teguh melalui Kanit Patroli Ipda Syafrizal Azis.

Sebelumnya, Ratusan Kendaraan Bermotor (Ranmor) Roda Dua berbagai Merek dikandangkan/diamankan Jajaran Satlantas Polres Payakumbuh sejak Operasi Zebra tahun 2017 yang digelar sejak 1 November lalu. Dalam operasi yang bertujuan menciptakan kesadaran masyarakat dalan mewujudkan ketertiban, keamanan, kenyamanan dan kesadaran serta kelancaran berlalulintas, Polisi telah menerbitkan sekitar 518 Surat Tilang karena berbagai pelanggaran lalulintas.

Sekitar 300 kendaraan roda dua yang “ Dikandangkan” / ditahan tersebut akibat pengendera tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM saat mengendarai sepeda motor. Rata-rata sehari ada 80 tilang dikeluarkan selama 7 hari operasi zebra 2017. Umumnya jenis pelanggaran kasat mata tidak pakai helm, kaca spion dan knalpot resing. Kemudian juga surat-surat kendaraan tertinggal, menjadi alasan paling banyak disampaikan pengendera saat terjaring razia.

Salah Seorang Warga Tengah Mengikuti Tes Saat Pengurusan SIM

Dari ratusan kendaraan roda dua yang ditahan sekitar 10 persen kondisinya sudah trondol, sudah ditelanjang-telanjangi bodi dan lampu-lampunya. Kemudian juga tidak pakai kaca spion ditambah knalpot racing. Bahkan ada juga Kendaraan Dinas yang juga di “ Kandangkan”. (Est)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here