TURNAMEN SEPAKBOLA HUT KOTA PAYAKUMBUH KE-46 DITABUH

0
139

PAYAKUMBUH,Dekadepos.com

Turnamen sepakbola HUT Kota Payakumbuh ke-46, resmi ditabuh Plt. Walikota Payakumbuh H. Priadi Syukur. Ditandai dengan tendangan kehormatan di lapangan Saribulan Sawah Padang, Rabu (14/11) pagi. Tim Dinas Pendidikan Payakumbuh menjadi korban pertama, setelah takluk 0-2 ketika menghadapi DInas Tata Ruang dan Kebersihan (DTRK), dalam laga pembuka.

Turnamen sepakbola memperebutkan trofi bergilir dan tabanas Bank Nagari itu, dilaporkan ketua pamitia Men Apris, diikuti 8 tim instansi pemerintah. Kedelapan tim tersebut PS TNI, PS Polres, PS DTRK, PS Dikdis, PS Kantor Kemenag, PS Pemko, PS Dinkes dan PS Dinas PU Payakumbuh.

Pembukaan turnamen cukup meriah. Dihibur musik pop, orgen tunggal yang disediakan panitia. Dihadiri Dandim 0306/50 Kota Letkol Herry Sumitro, Asisten II Setdako H. Amriul, Asisten III H. Iqbal Bermawi, Kepala Bank Nagari Zainal Abidin, Ketua KONI Eri Bastari, Kadisdik H. Hasan Basri dan Kadiskes Elzadaswarman dan Kepala BPBD Yufnani Away serta sejumlah pejabat lainnya.

Walikota Priadi Syukur dalam sambutannya, mengatakan, turnamen sepakbola antar SKPD dan instansi sektoral itu, diharapkan mampu meningkatkan silaturahim antar sesama ASN. Turnamen juga diharapkan bakal berdampak kepada dunia sepakbola Payakumbuh ke depan.

Menggeletik dan Tegang

Partai pertama turnamen yang menyediakan dana pembinaan total Rp2,5 juta itu, diawali laga pembuka tim Disdik versus DTRK. Selain, pemain yang berkutat di lapangan, di pinggir lapangan juga terjadi perseteruan antara Kadisdik Hasan Basri dengan sejumlah kepala SKPD pendukung DTRK. Sindiran-sindiran pun terjadi. Plt. Walikota Priadi Syukur dan Dandim Letkol Herry Sumitro, ikut tersenyum simpul.

 Kadisdik Hasan merasa gusar, karena para pemainnya gagal menciptakan gol. Penalti yang diperoleh timnya, gagal dimanfaatkan menjadi gol oleh penyerangnya. Empat kali mendapatkan on target, namun tak satupun berbuah gol. Sebaliknya, DTRK yang dikomandoi Kepala DTRK Elfi Jaya, dalam kesempatan melakukan serangan balik, berhasil menciptakan dua gol ke gawang lawan. Hingga pertandingan usai, 2 x 20 menit, skor tak berubah 0-2 untuk DTRK.

Sementara, di partai kedua, PS TNI Payakumbuh dipaksa menelan pil pahit, ketika diredam PS Kantor Kemenang dengan skor tipis 0-1. Di depan Dandim Herry Sumitro yang menyemangati pemainnya, partai Kemenang melawan TNI berjalan cukup seru dan berimbang. Gol tunggal Kemenang diperoleh dari titik penalti yang diambil ujung tombak, Surya, pada  menit ke-10.

Tim TNI sempat memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan. Namun, pinalti yang diambil pemainnya, Hamdi gagal membobol gawang Kemenang. Tendangan yang dilepas pemainnya, membentur tiang gawang. “Aduh, mati aku,” kata Pak Dandim di pinggir lapangan.

Tim DTRK dan tim Kemenag akan saling berhadapan di babak berikutnya. Pemenang antara partai itu, akan melaju ke babak final. Di atas kertas, kemungkinan DTRK akan mampu menjinakkan tim Kemenag, meski baru saja merebut gelar juara dalam turnamen sepakbola peringatan HUT PGRI 2016 baru lalu.

Di partai ketiga, tim Dinkes Payakumbuh dipaksa menyerah 0-1 melawan tim Dinas PU, setelah di babak pertama, kedua tim bermain kaca mata, 0-0. Gol semata wayang yang mengantarkan Dinas PU maju ke babak berikutnya, diciptakan Susilo, menit ke-15.

Sementara, pertemuan tim Polresta Payakumbuh dengan tim PS Pemko Payakumbuh, berakhir dengan kemenangan Polresta, lewat adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 1-1. Dalam adu penalti, Abeng dan kawan-kawan hanya mampu membuat dua gol. Sedangkan, tim Polresta sukses membobol gawang Pemko dengan empat gol, sehingga menjadikan skor 5-3 untuk Polresta.

Di putaran kedua, Dins PU akan saling berhadapan dengan Polresta Payakumbuh. Ketika berita ini  naik cetak, partai empat besar, antara tim DTRK melawan Kantor Kemenang, kemudian tim Dinas PU dengan Polresta Payakumbuh, masih berlangsung.(Esha Tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here