Wabup 50 Kota : Aparatur Negara Punya Tanggungjawab Kemanusiaan

0
40

Limapuluhkota, Dekadepos.com

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, kembali mengingatkan tanggung jawab dan kebersihan lingkungan kerja pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Lingkungan kerja yang sehat, diyakini akan menghasilkan kinerja dan sistem pelayanan yang sehat. Hal tersebut disampaikan Ferizal saat melakukan pembinaan apel pagi di halaman eks komplek kantor bupati lama, kawasan Kota Payakumbuh, Selasa (17/1). “Tanggung jawab kerja seorang aparatur negara, itu tidak hanya kepada atasan, tapi kepada seluruh masyarakat,” sebut Ferizal.

Menurut Ferizal, masing-masing instansi perangkat kerja (SKPD) memang diberikan tugas dan fungsi masing-masing berdasarkan aturan dan perintah. Namun, sesuai Sasaran Kerja Pegawai (SKP), para aparatur sipil negara dituntut memiliki tanggung jawab secara kemanusiaan memberi kesejahteraan dan pelayanan bagi masyarakat. Terlebih lagi bagi SKPD yang bergerak di bidang pelayanan dan tanggap darurat. Seperti halnya Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Kesehatan di Limapuluh Kota. Menurutnya, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 serta UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN, memiliki beban kerja wajib selama 8 jam sehari.
wabup ferizal ridwan apel pagi 1
Adanya SKP dari Badan Kepegawaian Negara secara langsung tanggung jawab kepada Dinas Kebakaran dan Dinkes dibebankan bekerja selama 24 jam sehari. Ferizal mencontohkan, seperti jika terjadi peristiwa darurat, seperti bencana kebaran atau bencana alam di luar jam dinas, maka para aparatur wajib bertugas menjalanlan tugas secara kemanusiaan.
“Jadi, kita jangan cuma terpaku kepada DPA saja. Kalau tidak ada anggaran, maka kinerja tidak jalan. Ini yang terjadi selama ini. Jika terjadi kebakaran, bagi awak Damkar wajib bekerja melakukan pemadaman. Bagi petugas medis juga begitu, wajib menolong siapa pun yang sakit,” tuturnya.

Ferizal juga mengingatkan, agar seluruh instansi pemerintah daerah dapat memberi pelayanan sesuai standar pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai ada lagi masyarakat yang merasa tidak terlayani ketika didera berbagai persoalan. Terlebih lagi apabila pelayanan dan kinerja tersendat akibat persoalan situasi politik.
Sebuah loyalitas yang seharusnya ditunjukkan oleh para pegawai, katanya, tidak hanya kepada pribadi pimpinan, tetapi juga terhadap aturan dan tanggung jawab jabatan yang diemban. Bagaimana seorang pejabat dan staf dapat bekerja mewujudkan visi-misi dan RPJMD yang sudah ditetapkan oleh kepala daerah.

“Makanya, saya memohon sekaligus memohon agar kita terus menjaga komunikasi, koordinasi dan komitmen. Komitmen kita yaitu mensejahterakan masyarakat. Tidak usah terprovokasi dengan kondisi politik. Saya ingin mengajak kita semua menjaga lingkungan kerja agar selalu sehat dan kondusif. Lingkungan kerja yang sehat, akan menghasilkan pegawai yang sehat,” tutur Ferizal. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here