Walikota Padang Panjang: “Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”

0
58

Padang Panjang,dekadepos.com

Dalam rangka menekan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pemerintah Kota Padang Panjang melaksanakan Sosialisasi Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak di Kota Padang Panjang, bertempat di Hotel Flaminggo, Senin (10/4).

Acara sosialisasi ini di buka oleh Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis, BSBA. dan dihadiri oleh Kapolresta Padang Panjang AKBP Cepi Noval yang juga bertindak sebagai Narasumber, Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk,KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Padang Panjang Yaz Edizarwin, dengan peserta sejumlah 125 orang yang berasal dari Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Unsur RT/RW, Tokoh Masyarakat, Bundo Kanduang dan undangan lainnya.

index

Dalam sambutannya Hendri Arnis menyampaikan kalimat “Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak” . Hal ini menunjukkan bukti keseriusan Pemerintah Kota Padang Panjang dalam melindungi Perempuan dan Anak dari Kekerasan khususnya di Kota Padang Panjang.

Pemerintah Kota Padang Panjang, nantinya akan membangun sebuah rumah khusus untuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Rumah khusus ini akan menjadi tempat persinggahan untuk anak-anak yang mengalami kekerasan agar anak-anak tersebut mendapatkan pengawasan dan didikan yang seharusnya. Demikian disampaikan Hendri.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, partisipasi masyarakat, pengetahuan masyarakat, dan untk mensosialisasikan mekanisme penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk,KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Padang Panjang melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Perempuan, Susi Mitrasari kepada www.dekadepos.com mengatakan, pihaknya terus bekerjasama dengan P2TP2A dan unit PPA Polres Padang Panjang untuk melakukan upaya upaya preventif melalui sosialisasi ke sekolah sekolah dan masyarakat, guna menekan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Padang Panjang. (edy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here