Wawako Tawarkan Kampus UIN Imam Bonjol Berdiri Di Payakumbuh

0
11

Payakumbuh, Dekadepos.com

Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz bertemua dengan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Dr. Eka Putra Wirman di ruang Kerjanya, Balaikota Payakumbuh ex. Lapangan Poliko pada Senin 14 Mei 2018. Turut hadir, Asisten Pemerintahan Setdako, Yoherman, Ketua STAIDA Darul Quran, Ahmad Deski, Dosen UIN Susqo Pekanbaru, Prof.Dr. Afrizal, MA.

Dalam pertemuan itu juga dijajaki kemungkinan pembukaan kampus UIN Imam Bonjol di Kota Payakumbuh. Hal itu seperti mambangkit batang tarandam, dimana dahulu IAIN Imam Bonjol (UIN Imam Bonjol-red) pernah memiliki kampus di Kota Payakumbuh. “Kami dapat informasi, dahulu Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol berkampus di Payakumbuh. Oleh karena itu jika Pak Rektor bersedia, kita akan carikan tanah dan lokasi untuk berdirinya kampus UIN Imam Bonjol di Kota Payakumbuh,” ujar Wawako Erwin.

Dikatakan Erwin, Pemerintah Kota Payakumbuh menyakini bahwa keberadaan perguruan tinggi di Kota Payakumbuh akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga Payakumbuh. “Pendidikan merupakan pintu kemajuan, kami percaya, semakin banyak perguruan tinggi di Payakumbuh, maka akan semakin maju Kota Payakumbuh,” ujar Wawako Erwin.

Erwin juga menambahkan, Institusi pendidikan khususnya perguruan tinggi idealnya mampu mencetak lulusan yang memiliki skil khusus dan ahli di suatu bidang. Para lulusan tidak cukup hanya berbekal selembar ijazah, tetapi harus punya skil. Tidak perlu menguasai banyak bidang, cukup satu saja. Berbekal keahlian itu, mereka akan mampu bersaing didunia kerja bahkan menciptakan dan membuka lapangan pekerjaan itu sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Imam Bonjol berjanji akan membicarakannya di tingkat senat universitas untuk menyambut tawaran Wakil Walikota Payakumbuh tersebut. “Kalau ada bola cogok (peluang emas-red) seperti ini, tentu kami sangat menyambut baik. Insyaa Allah akan segera kami bicarakan ditingkat senat,” pungkas Dr. Eka Putra Wirman.

Dr. Eka Putra Wirman juga menyatakan sepakat dengan pandangan Wakil Walikota Payakumbuh. Menurutnya secara tekstual, ide wakil walikota tersebut sudah mulai diakomodasi di UIN Imam Bonjol. “Kita di UIN sebenarnya sudah mulai mengarah kesana. Kita ada bobot mata ajar universitas, ada mata ajar fakultas dan juga mata ajar jurusan.  Jadi sebetulnya sudah mengarah kesana, akan tetapi bobot spesialisasi tadi yang perlu diperkuat, agar lulusan kita bisa betul-betul ahli di bidangnya,” terang Dr. Eka Putra. (Est)