YOHANA YEMBISE: “NEGARA HARUS MENDENGAR SUARA FORUM ANAK”

0
66

PASURUAN, dekadepos.com –

“Saya ingin Pemerintah mendengar suara Forum Anak. Negara tidak akan rugi mendengarkan suara anak-anak. Anak-anak merupakan investasi yang sangat penting bagi negara. Hal ini yang selalu saya sampaikan ketika saya berkunjung ke satu daerah ke daerah lainnya, karena beberapa Pemerintah Daerah masih belum memprioritaskan anak-anak dan perempuan. Saya mengapresiasi Pemerintah Kota Pasuruan yang telah peduli terhadap kebutuhan anak-anak. Saya yakin ini adalah fondasi yang kuat bagi kemajuan Kota Pasuruan di masa depan. Apalagi Pasuruan juga telah mendapatkan penghargaan “PRATAMA” sebagai Kota Layak Anak (KLA),” tegas Menteri PPPA, Yohana Yembise saat menghadiri Gebyar Forum Anak Kota Pasuruan Tahun 2017, di GOR Kota Pasuruan.

Forum Anak merupakan wadah bagi anak-anak untuk berpartisipasi agar dapat menyampaikan pendapatnya serta mendapatkan informasi. Ketua Umum Forum Anak Kota Pasuruan, Dinda Ayu mengatakan keberadaan Forum Anak Kota Pasuruan selama ini selalu dilibatkan dalam perencanaan pembangunan Pemerintah Kota Pasuruan. Forum Anak Kota Pasuruan menyatakan siap membantu segala program Pemerintah Kota Pasuruan, sesuai visi Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) demi terwujudnya pemenuhan hak-hak anak dan mendukung Pasuruan sebagai Kota Layak Anak.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan Deklarasi Forum Anak Kota Pasuruan Tahun 2017 sebagai komitmen dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta jajaran Forum Anak guna mewujudkan pemenuhan hak-hak anak dan upaya agar anak terhindar dari kekerasan, diskriminasi dan eksploitasi. Adapun isi Deklarasi diantaranya adalah peningkatan pembuatan akte kelahiran, pelibatan Forum Anak dalam proses pembangunan, penumbuhan pola asuh ramah anak, pengendalian dan perlindungan anak terhadap narkoba dan asap rokok, peningkatan fasilitas dan pendidikan yang ramah anak, penggunaan internet yang sehat bagi anak, serta perlindungan anak dari eksploitasi dan kekerasan seksual.

Lebih jauh lagi, Yohana menyinggung Gerakan Bersama Stop Perkawinan Anak yang mendorong masyarakat agar bisa memberikan kesempatan kepada anak agar dapat berbahagia merasakan masa kecilnya dan tidak membiarkan mereka menikah di usia anak, karena hal tersebut dapat merusak masa depan dan kebahagiaan mereka.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Yohana didampingi oleh Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny Rosalin. Lenny menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah terdapat 346 kabupaten dan kota atau sekitar 67% yang telah menginisiasi dan terus berupaya menuju Kabupaten/Kota Layak Anak ( KLA). Jika semua kabupaten dan kota sudah KLA maka akan terwujud Indonesia Layak Anak (IDOLA). Diharapkan pada tahun 2030 IDOLA dapat diwujudkan. (est)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here