1 Pasien tak Miliki Identitas Legal, Gugus Tugas 50 Kota Minta Klarifikasi Provinsi

oleh -351 views

LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.com

Satu kasus dari enam pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif berinisial AMN (68) yang diklaim sebagai warga Limapuluh Kota, tidak memiliki identitas legal yang jelas.

Hal ini membuat gugus tugas penanganan Covid 19 di daerah itu meminta penjelasan dan klarifikasi dari gugus tugas Pemprov Sumbar.

Dalam keterangan tertulis yang dikirim ke media Pada Rabu (13/5/2020), Kepala Dinas Kominfo, Ferry Coffa selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Limapuluh Kota menyebutkan, berdasarkan penelusuran administrasi data kependudukan yang bersangkutan tidak ditemukan datanya.

Bahkan, berdasarkan hasil percakapan via telpon tim gugus tugas dengan yang bersangkutan kemaren tanggal 12 Mei 2020 kira-kira jam 10.00 WIB yang bersangkutan menegaskan bahwa ia tidak memiliki hubungan karib kerabat sama sekali di Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Terkait hal ini Pemkab Lima Puluh Kota akan meminta pelurusan dan klarifikasi data kembali ke gugus tugas provinsi,”tulisnya.

Hingga saat ini di Kabupaten Limapuluh Kota tercatat 6 kasus positif Covid 19. Mereka masing-masing,  berinisial Y (59) warga Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, E (59) beralamat di Balai Tolang, Kecamatan Guguak,  DY (22) warga Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, IDR (28) warga Tanjung Jati, Kecamatan Guguak, kemudian,  AMN (68) tidak memiliki satu pun identitas legal yang jelas, sehari-hari berdomisili di rumah anaknya di Kota Payakumbuh, saat ini dirawat di Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Serta terakhir MS (41) warga Batu Balang, Kecamatan Harau. (edw)