Sidak ke Kedai Kopi, Tim 7 Temukan Puluhan Pengunjung

oleh

Payakumbuh, Dekadepos.com

Tim Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kota Payakumbuh yang terdiri dari TNI, Polri, POM TNI dan Satpol-PP melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) kesejumlah Kedai Kopi yang ada di Kota Payakumbuh pada Kamis 24 Mei 2018. Sidak yang dibagi dalam dua tim tersebut tersebut dipimpin Ketua Harian Tim 7 Devitra didampingi Pasi Intel Kodim 0305/50 Kota, Kapt. Inf. Kusmianto, Wadanramil 01 Payakumbuh, Kapt. CZI. Joni Forta.

Usai melaksanakan Apel di Kantor/Markas Satpol-PP di eks. Kantor Balaikota Kawasan Balai Panjang Kecamatan Payakumbuh Barat, kedua tim bergerak ke lokasi/titik yang telah ditentukan. Tim 1 yang dipimpin Devitra bergerak ke Kawasan Pusat Kota Payakumbuh, di Kedai Kopi Kobeng yang berada di Jalan Ahmad Yani, tim mendapati belasan pengunjung yang tengah menikmati makan dan minum. Karena mengetahui keatangan tim, sejumlah pengunjung berusaka pergi keluar, dan sebagian lainnya berusaha menutup wajah dan menunduk.

Selain warga biasa, dikedai yang tertutup dari luar tersebut juga didapati sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara / ASN (PNS.red). Kepada pemilik/pengelola kedai, Devitra meminta untuk tidak membuka kedai disiang hari, namun jika tetap membuka usahanya, hanya diperuntukkan bagi non muslim. Selain mengingatkan, Tim 7 juga memasang spanduk terkait membuka usaha makanan-minuman disiang hari. Di hari pertama tersebut, Tim 7 tidak melakukan penyitaan makanan ataupun alat makan-minum seperti Razia/sidak tahun-tahun sebelumnya.

Dari Kedai Kopi Kobeng Tim bergerak ke Kopi Bintang Timur (Koing.red) di Kawasan Lundang Kecamatan Payakumbuh Barat, tak jauh berbeda dengan di Lokasi sebelumnya, di Kedai Kopi Bintang Timur juga didapati sejumlah pengunjung yang tengah menikmati makan-minum. Kepada pemilik/pengelola kedai tersebut, Devitra juga mengingatkan hal yang sama. Bahkan dihadapan pengunjung Devitra membacakan spanduk yang berisi himbauan terkait pengunjung yang diperbolehkan makan-minum dising hari Ramadhan.

“ Untuk tahap pertama ini memang kita tidak melakukan penyitaan terhadap makanan-minuman ataupun peralatan makan-minum milik pedagang, namum dalam razia/sidak kedepan, kita akan melakukan penyitaan terhadap peralatan makan-minum yang digunakan.” Sebut Ketua Harian Tim 7 Devitra didampingi Pasi Intel Kodim 0305/50 Kota, Kapt. Inf. Kusmianto, Wadanramil 01 Payakumbuh, Kapt. CZI. Joni Forta serta Sekretaris Satpol-PP & Damkar Payakumbuh, Erizon, Kamis Sore 24 Mei 2018.

Dari Kedai Kopi Koing, Tim kembali bergerak ke Kedai Kopi Siaho di Jalan Jakarta, di Kedai yang memasang tulisan Non Muslim dipintu masuknya, tim tidak menemukan satu orang pun pengunjung yang berada di dalam kedai tersebut. Kepada Pimpinan Tim 7, pemilik kedai/pengelola menyebutkan bahwa mereka hanya menjual makana-minuman kepada non muslim jika mereka ingin makan ditempat, termasuk untuk dibungkus dan dibawa pulang.

Menurut rencana razia/sidak serupa akan terus dilakukan di sejumlah tempat di Kota Payakumbuh. (Est).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *