Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Cuci Gowes

oleh
Mahasiswa UMM ciptaka mesin cuci gowes/Foto: Istimewa

Malang, Dekadepos.com

Aksi 9 mahasiswa Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), layak diacungi jempol.

Pasalnya, mereka memberikan solusi bagi ibu rumah tangga tanpa mengeluarkan uang. Mahasisa UMM ini menciptakan mesin cuci gowes. Mesin cuci ini bisa dioperasikan tanpa memakai listrik, keren kan.

Tentu saja, alat ini bisa mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga yang makin hari makin tinggi. Apalagi dengan pemakaian mesin cuci berdaya listrik. Mesin cuci gowes ini memudahkan para ibu mencuci baju dengan biaya yang relatif murah.

Sementara mesin cuci gowes yang diciptakan Arfian Sinatrya Darussalam bersama rekan-rekannya, mampu membuat irit pengeluaran. Modifikasi yang dilakukan mahasiswa ini tentu saja memanfaatkan mesin cuci lama.

Di bawah bimbingan dosen Muhammad Lukman, kelompok ini manfaatkan mesin cuci rusak yang sudah tidak dipakai lagi lalu digabungkan dengan sepeda.

Mesin ini dibuat dengan manfaatkan beberapa bagian rangka yang dirangkai dengan semacam gir untuk memutar bagian dalam mesin cuci. Mengandalkan kaki untuk menggowes sepeda, alat ini cukup mudah digunakan.

Memakan waktu pengerjaan sekitar tiga bulan, proses penyempurnaan terus dilakukan mulai dari riset hingga produksi.

“Kedepannya kami ingin membuat mesin cuci gowes yang lebih baik dan lebih baik lagi,” ungkap Arvian pada wartawan, Sabtu (30/6/2018).

Saat ini mesin cuci gowes masih dipakai secara pribadi oleh Arvian dan teman-temannya di kos. Setelah unjuk gigi digelar produk universitas, mesin ini akan diikutkan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). Mereka pun berharap kelak mesin ini dapat dikomersilkan.

Mata kuliah Pengembangan Produk menjadi awal dari mahasiswa menghasilkan suatu karya. Baik memodifikasi yang sudah atau membuat karya baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Hal ini ditegaskan Sekretaris Prodi Teknik Industri Dian Palupi Restuputri. “Keterampilan jurusan teknik industri salah satunya adalah membuat suatu produk yang mana nantinya dapat diaplikasikan baik untuk dunia industri maupun masyarakat,” tegasnya. (Sumber : Detik.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *