Perancis Rebut Tropi Piala Dunia, Didier Deschamps Ikuti Jejak Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer

oleh

(Dekadepos)— Didier Deschamps menjadi pemain dan pelatih ketiga yang berhasil mengantarkan negaranya menjadi juara Piala Dunia. Timnas Perancis menjadi juara dunia seusai mengalahkan Timnas Kroasia dengan skor 4-2 pada final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Minggu (15/7/2018).

Bagi Deschamps, inilah kali kedua dia mengangkat trofi Piala Dunia. Dua dekade lalu, dia menjadi kapten Les Bleus saat menjadi juara untuk kali pertama. Sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya ada dua pendahulu Deschamps. Mereka adalah Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer.

Mario Zagallo menjadi juara bersama timnas Brasil pada 1958 dan 1962. Ketika belum genap berusia 39 tahun, dia menjadi pelatih Tim Samba yang berjaya di Piala Dunia 1970.

Selain dari segi usia, Zagallo juga mencatat prestasi apik dalam peraihan trofi. Dia tiga kali mengangkat trofi Jules Rimet, piala pertama untuk juara dunia. Empat tahun setelah itu, Franz Beckenbauer mengangkat trofi Piala Dunia pertamanya. Dia menjadi kapten tim juara dunia dalam usia 28 tahun.

Dalam usia 44 tahun, Sang Kaisar mengantarkan timnya menjadi juara dunia. Itulah gelar terakhir ketika Jerman belum melakukan unifikasi. Butuh 28 tahun untuk melihat kembali sosok yang menjadi juara dunia sebagai pemain dan pelatih. Dialah Didier Deschanmps.

Di antara tiga pelatih, Deschamps-lah yang tertua. Mantan kapten timnas Perancis itu menjadi pelatih juara dunia dalam usia 49 tahun.

Terima Hadiah Rp 513 Miliar

Timnas Perancis berhak mendapat hadiah uang sebesar 38 juta dollar AS atau sekitar Rp 513 miliar. Nominal tersebut sebagai penghargaan atas prestasi mereka sebagai juara Piala Dunia 2018.

Les Bleus, julukan timnas Perancis, menjadi juara setelah mengalahkan Kroasia 4-2 pada laga final di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (15/7/2018).

Empat gol kemenangan Perancis dicetak oleh gol bunuh diri Mario Mandzukic pada menit ke-18, penalti Antoine Griezmann (38′), Paul Pogba (58′) dan Kylian Mbappe (65′).Adapun dua gol balasan Kroasia dicetak oleh Ivan Perisic pada menit ke-38 dan Mario Mandzukic (69′).

Sementara itu, Kroasia yang menjadi runner-up, mendapatkan hadiah sebesar 28 juta dollar AS atau sekitar Rp 378 miliar.Timnas Belgia yang menjadi peringkat ketiga mendapat Rp 324 miliar dan timnas Inggris di peringkat keempat mendapatkan Rp 297 miliar.

Berdasarkan informasi yang dikutip BolaSport.com dari Financial Tribune, total hadiah uang tunai yang disediakan adalah 400 juta dollar AS atau setara Rp 5,4 triliun.

Nilai itu lebih besar 12 persen dibandingkan yang tersedia pada Piala Dunia 2014. Dalam edisi yang berlangsung di Brasil, total hadiah yang tersedia 358 juta dollar AS.Nominal 400 juta dollar AS tersebut menjadi rekor hadiah terbesar dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.

sumber: serambipos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *