Usai Tusuk Dada Istri, Syamsuardi Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

oleh
Istri korban dirawat intensif karena mengalami luka tusukan (Istimewa)

Pesisir Selatan,dekadepos,com

Entah apa yang ada dalam benak Syamsuardi (46), setelah cekcok dengan istrinya, Nurmailis hingga melayangkan tusukan ke dada istrinya, dirinya memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan gantung diri di sebatang pohon rambutan yang berjarak 1 kilometer dari rumahnya di Kampung Koto Pandan, Nagari Inderapura Timur, Kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (6/11/2018) sekitar pukul 13.00 Wib.

Kapolsek Pancungsoal, Iptu. Andra Nova mengatakan, Kuat dugaan korban nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena mengalami permasalahan rumah tangga.

Menurutnya, tetangga korban sering melihat pasangan suami istri itu cekcok. Bahkan belakangan istri korban disebut lebih memilih tinggal di rumah orangtuanya, karena permasalahan keluarga yang tak kunjung selesai.

“Istri korban sempat melarikan diri dari amukan suaminya, walau mengalami luka-luka. Tak lama setelah kejadian itu, sang suami malah ditemukan warga dalam posisi tergantung,”ujar kapolsek dilansir dari halaman Klikpositif.com.

Dikatakan Kapolsek, pria paruh baya yang diketahui Syamsuardi (46) ini merupakan warga Cubadak Ampam Padang Kayu Dadih, Nagari Padang XI Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Istri korban merupakan guru SMPN 2 Airpura terpaksa harus mendapatkan perawatan medis, setelah ditusuk suaminya dengan tiga luka tusukan di bagian dada dan perut.

“Dari keterangan yang kita kumpulkan, bahwa benar mereka suami isteri sudah lama cekcok. Dan istrinya ini kabur ke rumah orangtuanya di Kampung Lubuk Pandan. Jadi karena sudah lama tak pulang suaminya menjemput namun malah terjadi pertengkaran,” terangnya.

Source: Klikpositif.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *