Catat, Beberapa Dampak Buruk Gawai Untuk Anak

oleh
Ilustrasi anak-anak bermain gawai (foto: istimewa)

Teknologi, dekadepos.com

Dewasa ini, penggunaan gadget atau gawai tak lagi asing di kalangan anak-anak. Tidak jarang sejak usia dini anak-anak sudah terbiasa bersentuhan dengan barang ini. Bahkan, juga ada orangtua menggunakan gadget sebagai sarana edukasi atau menyiasati perilaku anak yang enggan makan dan lainnya.

Bahkan kadang kala gadget bisa jadi penolong kita, misalnya ketika si Kecil sedang sulit makan atau menenangkan si Kecil yang sangat aktif. Kini berbagai konten untuk anak-anak juga sudah banyak sekali tersedia. Sehingga, sebagai ibu kita bisa lebih sedikit tenang tanpa khawatir si Kecil menonton konten-konten yang belum sesuai dengan usianya.

Tapi apakah sampai di sini penggunaan gadget pada si Kecil tidak lagi memiliki efek buruk? Apakah penggunaan gadget dengan filter konten dewasa sudah pasti tidak akan memberi dampak negatif pada si Kecil?

Berikut Mommy Sarah Brahmana dari Babyologist berbagi pengalamannya seputar dampak gadget pada anak. Menurutnya, penggunaan gadget bukan sekadar pada kontennya saja, tapi juga pada efek ketagihan hingga efek ketergantungan yang dapat berdampak buruk pada kepribadian si Kecil, seperti:

Si Kecil hanya mau makan sambil menonton

Jika tanpa gadget, ia tidak mau makan sama sekali atau hanya makan sedikit. Agar disuguhi gadget, si Kecil suka berbuat onar, seperti mengganggu, berteriak, tidak mau duduk tenang                  dan baru akan tenang ketika diberi gadget.

Si Kecil linglung dan tidak tahu mau melakukan aktivitas apa ketika tidak ada gadget.

Ketika bepergian, si Kecil menjadi gelisah ketika gadgetnya ketinggalan, lowbatt atau rusak.

Yang paling parah adalah si Kecil marah hingga tantrum ketika keinginannya akan gadget tidak terpenuhi.

Mungkin masih banyak lagi efek buruk ketergantungan gadget pada si Kecil yang do alami sebagai bukti bahwa sekecil apa pun, efek penggunaan gadget pada anak tetap ada.

Oleh karena itu, kebijaka sebagai ibu, pendamping dan pendidik anak berperan amat besar pada keputusan apakah mengizinkan atau tidaknya gadget digunakan oleh si Kecil. Sebelum memutuskan untuk mengizinkan si Kecil bermain gadget, pikirkan baik-baik apa gunanya dan atur strategi untuk meminimalisir efek buruknya.(*)

Sumber: Liputan 6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *