Tak Terima Dilarang Main Facebook, Arniati Akhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri

oleh
(foto:Istimewa)

Crime,dekadepos.com

Memilukan, hanya karena tak terima ditegur sang suami bermain facebook, Arniati (22) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Arniati, ditemukan tewas tergantung di kamarnya di RT 06 Kelurahan Sungai Paret, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Kamis (7/2/2019) sore.

Hasil penyelidikan terungkap bahwa Arniati nekat bunuh diri diduga gara-gara dilarang suaminya main Facebook.

Arniati sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan tali ayunan, sempat menulis status di WhatsApp (WA) yang menyampaikan permohonan maaf kepada keluarganya dan menitip anaknya.

BACA JUGA: Tolak Berhubungan Badan Sebelum Dibayar, PSK Dibunuh Pelanggan

Kasat Reskrim Polres PPU, Iptu Iswanto mengatakan, sebelumnya korban menulis status di WA bahwa akan mengakhiri hidupnya dan meminta maaf kepada keluarganya.

“Juga menyampaikan ingin menitipkan anaknya, ” ujarnya.

Ia mengatakan, sebelum kejadian korban dan suaminya Sujaedi (bukan Junaidi) sempat bertengkar.

Pertengkaran ini terjadi karena korban dilarang sering main facebook.

Ia mengungkapkan, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamarnya menggunakan tali ayunan.

Sebelum korban tinggal di rumah RT 06 Kelurahan Sungai Paret, tali ayunan tersebut sudah terpasang.

“Jadi korban menginjak ember cat yang dilapisi seprai. Korban kami bawa ke RSUD untuk dilakukan visum, ” ujarnya.

Sementara suami korban, Sujaedi mengatakan sebelum kejadian sempat bertengkar kemarin, Rabu (6/2/2019).

Setelah itu, ia dan korban tidak bertegur sapa lagi.Ia mengatakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *