Gempar, Warga Pasaman Barat Ditemukan Gantung Diri

oleh

Pasbar, dekadepos.com

Warga digemparkan dengan penemuan sesosok mayat yang tergantung di sebuah kamar di Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, pada Rabu (20/3/2019) sekira pukul 16.00 Wib.

Kuat dugaan korban berjenis kelamin laki-laki yang diketahui bernama Nanda (18) ini tewas dengan cara gantung diri.

Kanit reskrim Polsek Pasaman, Ipda Yos ketika dikonfirmasi wartawan menuturkan, dugaan sementara motif dari kejadian korban mengakhiri hidupnya diduga permasalahan asmara.

“Korban saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Yarsi untuk dilakukan visum. Namun untuk dilakukan otopsi lebih lanjut, pihak keluarga tidak bersedia untuk dilakukan serta telah menyatakan kejadian ini adalah sebuah musibah menimpa keluarga mereka dan bersedia membuat pernyataan,”ujarnya

Dijelaskan Kanit Reskrim, dari pengakuan dokter yang diterima, ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bukti kekerasan. Begitu juga tadi saat olah TKP di lokasi, tidak ada tanda-tanda mencurigakan.

Sementara ayah korban, Ayan mengatakan, dirinya menemukan anaknya sudah dalam keadaan tergantung di bagian kamar belakang rumah mereka di Gang Sakato yang sudah lama ditinggal.

“Kami sudah 3 bulan tidak disini, kami tinggal di Batang Lingkin,” kata Ayan seperti dikutip dekadepos.com dari laman klikpositif.com

Dia menceritakan, awalnya dia bersama istrinya menjemput gas untuk dijual sekitar pukul 15.30 WIB. Namun karena firasat lain, dirinya ingin singgah di rumah yang sudah 3 bulan ditinggalkannya itu. Padahal dia menyadari kunci rumah tersebut tidak ada sama mereka, tetapi pada anaknya, Nanda.

Lalu sampai di rumah itu, tanpa sengaja ibu korban melihat dari luar kaca rumah, ada motor korban lalu berupaya mencari korban. Tanpa sengaja tampak ada sosok orang memakai celana loreng di dalam kamar bagian belakang rumah itu, seperti orang dalam keadaan tergantung.

“Sontak kami kaget, karena istri saya mengetahui anaknya tadi memakai celana berwarna loreng. Seketika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *