Misteri Hilangnya Amreh Santoso di Kelok 9, Diwarnai Cerita Mistis

oleh
Kerabat Amrel Santoso masih menunggu hasil pencarian tim gabungan

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Meski sulit diterima logika dan akal sehat, namun misteri hilangnya pria bernama Amreh Santoso (37 tahun) warga Kampung Besar Seberang, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Propinsi Riau, di kawasan Kelok 9 Jorong Ulu Aia, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin dinihari (25/3) sekitar pukul 01.00 Wib, diwarnai dengan cerita mistis.

“ Berat dugaan, dia hilang dibawa makhluk halus. Soalnya, kawasan Kelok 9 ini ada penghuninya. Maksudnya, ada makhluk halus yang sering muncul, apalagi pada malam hari. Ujud makhluk halus tersebut ada yang seperti  anak-anak kecil bertelanjang yang kadang-kadang mereka bergerombolan sampai delapan orang berlarian melintas jalan dan lalu hilang dalam hutan di kaki bukit jembatan Layang Kekok 9 ini,” ungkap seorang pedagang sate yang mengaku sering melihat makhluk-makhluk halus saat dia pulang berjualan lewat tengah malam.

Amreh Santoso warga Kampung Besar Seberang, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Propinsi Riau, yang dikabarkan hilang di kawasan Kelok 9, Kecamatan Harau, kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.

 

Tak hanya itu, ungkap pedagang sate yang enggan ditulis namanya itu, bahkan dia mengaku juga sering melihat wanita berambut panjang melintas di jalan layang Kelok 9 ini lalu menghilang dalam semak belukar.

“Kawasan jembatan Layang Kelok 9 ini memang agak angker. Makanya saya yakin, pria bernama Amreh Santoso yang hilang itu dilarikan makhuluk halus, yang mungkin  merasa terusik atas kehadiran korban  yang buang hajat dipinggir Batang Sinipan ini,” sebut pria tukang sate itu lagi.

Untuk mencari orang yang hilang itu, ulas tukang sate itu lagi, harus melibatkan orang pintar sambil menyebut nama seseorang  orang pintar yang tinggalnya  di  Jorong Ulu Aia, Kecamatan Harau, yang sering diminta bantuan untuk menelisik orang hilang akibat dibawa makhluk halus.

Basarnas, Polisi dan masyarakat melakukan pencarian terhadap Amreh Santoso yang dikabarkan hilang di Kelok 9.

“Artinya, mencari Amreh Santoso yang hilang itu tidak bisa mengandalkan atau diserahkan saja kepada tim gabungan Basarnas dan anggota polisi. Karena sudah ada bukti, kasus orang hilang di lokasi ini hanya bisa ditemukan orang pintar tersebut,” ungkap tukang sate itu lagi.

Cerita mengandung mistis lainnya juga diberitakan warga Jorong Ulu Aia lainnya. Pria yang tidak sempat ditanya siapa namanya itu mengungkapkan bahwa, di lokasi tempat hilangnya Amreh Santoso, sebelum jembatan Kelok 9 dibangun, ada kuburan orang tuna bicara alias bisu yang menjadi korban pembunuhan dikubur di lokasi ini.

“ Di atas tanah munggu itu, pria bisu korban pembunuhan tersebut dikubur, namun dikabarkan kuburnya telah dibongkar keluarga dan konon jasadnya telah dipindahkan,” sebut pria tersebut.

Pria yang berjualan jagung bakar di kawasan jembatan Layang Kelok 9 itu juga mengungkapkan bahwa sejak dulu, jauh sebelum jembatan Layang Kelok 9 dibangun, banyak cerita-cerita gaib atau mistis yang terjadi di daerah ini.

Korban gangguan makhluk halus itu kebanyakan para sopir yang melintas di jalan negara Sumar-Riau ini. Bahkan, tidak sedikit kasus lakalantas yang terjadi di daerah ini, dengan berbagai latarbekalang antara lain ada akibat gangguan makhluk halus.

Terlepas percaya atau tidaknya ada cerita mistis di balik misteri hilangnya Amreh Santoso di kawasan Kelok 9, apalagi kalau dikait dengan pengakuan keluarga korban yang menyebutkan, pasca hilangnya Amreh Santoso di kawasan Jembatan Layang Kelok 9, dan korban sempat mengirim pesan singkat lewat SMS berbunyi; “Sampaikan kepada keluarga, perkuatlah ibadah. Bahkan tak berselang lama atau menjelang subuh, keluarga korban kembali menerima pesan singkat SMS dari Amreh Santoso yang menulis ” Duluanlah pulang, saya menyusul dengan kuda putih”, tentu peristiwa hilangnya Amreh Santoso benar-benar mengandung misteri.

Namun, yang jelas, sampai Senin malam pukul 20. 00 Wib, anggota tim gabungan Pos SAR Basarnaz Limapuluh Kota dibantu Basarnaz dari Kota Bukitinggi dan anggota Polsek Harau serta relawan dan masyarakat setempat yang berjibaku melakukan pencarian di lokasi tempat korban dilaporkan hilang, belum berhasil menemukan Amreh Santoso. (edw)

BACA JUGA: Diduga dibawa Makhluk Halus, Amreh Hilang di Kelok 9

BACA JUGA: Pesan Terakhir, Amreh Warga Hilang dikelok 9 : ” Pulanglah Dulu, Nanti Saya Susul Dengan Kuda Putih”

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *