Sabtu dan Minggu, 75 Ekor Kuda Ikuti Pacuan Kuda Wisata Derby di Bukittinggi

oleh

Bukittinggi.Dekadepos.com

75 ekor kuda terbaik dari Sumatera barat, Riau dan daerah lainnya akan ambil bagian pada perhelatan “Pacu Kuda Wisata Derby 2019” yang memperebutkan total hadiah Rp.280 juta. Helat Pacuan kuda yang dilaksanakan Pordasi Cabang Bukittinggi-Agam ,diadakan di Lapangan Pacuan Kuda Bukit Ambacang, Bukittinggi ,Sabtu dan Minggu (30-31/3)

Ketua Pelaksana Pacu Kuda Wisata Derby 2019, Aldiasnur mengatakan, pacu kuda Derby tahun 2019 ini akan digelar pada hari Sabtu dan Minggu atau tanggal 30 dan 31 Maret 2019, yang akan diikuti 75 ekor kuda terbaik dari Sumatera Barat, Riau dan daerah lainnya yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 280 juta.

Dikatakan Aldiasnur, persiapan untuk pelaksanaan Pacu kuda sudah siap. Pacu dibagi menjadi 23 race, dimana pada hari pertama akan ada 11 race dan pada hari kedua 12 race,Kata Aldiasnur.

Menurut Kakankesbangpol itu,yang menarik pada hari pertama,pada race terakhir dengan jarak 1.700 meter, dimana akan diikuti oleh 7 ekor kuda dengan memperebutan total hadiah Rp. 100 juta yang akan diikuti oleh kuda – kuda yang memang dipersiapkan untuk Kejurnas pada tahun 2019 ini yang akan berlangsung di Salatiga Jawa Tengah, ungkap Aldiasnur.

Sementara itu Ketua Pordasi Sumatera Barat, H.Ramlan Nurmatias mengatakan, pacu kuda ini disamping sebagai agenda rutin Pordasi Sumatera Barat tahun pacuan (Seizoen) 2018-2019 juga merupakan alek nagari dan merupakan hiburan masyarakat dan hal ini telah menjadi kalender pariwisata Bukittinggi.

“disamping mengisi kalender Pordasi Sumbar, kegiatan pacu kuda ini sudah menjadi kalender iven pariwisata Bukittnggi dan sesuai jadwal adalah pada bulan April, namun karna ada pesta demokrasi pemilu, maka dilaksanakan dipengujung bulan Maret ini, karena itu penganggarannya berada pada Dinas Pariwisata Pemu da dan Olahraga. Mengingat Pacu kuda ini adalah alek nagari dan menjadi hiburan bagi masyrarakat, untuk itu tidak dipungut biaya masuk alias gratis, ” ujar Ramlan Nurmatias.

Kemudian Ramlan Nurmatias, juga mengingatkan untuk bertegas – tegas ma salah keamanan, “keamanan harus menjadi perhatian utama bagi panitia, kita ti dak ingin kejadian di Payakumbuh terulang kembali, tidak ada toleransi sedikitpun ,tidak seorangpun yang dibolehkan berdiri di Boxstar, karena resikonya sangat be sar, begitupun pedagang tidak dibenarkan untuk masuk kelapangan, karena orang pergi menonton pacu kuda dan bukan menonton pedagang”, tegas Ramlan Nurmatias.

Ditambahkan oleh Walikota Bukittinggi itu,Pacu Kuda Wisata Derby tahun 2019 ini akan dsihadiri Wakil Kejaksaan Agung RI,Arminsyah beserta beberapa Kejari,katanya.( Edis )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *