Bayar Klaim Rumah Sakit, BPJS Gelontorkan Dana Rp. 11 Triliun

oleh

Payakumbuh, Dekadepos.com

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Ryan Abdullah Putra melalui Kepala Bidang (Kabid) Penagihan dan Keuangan, Fristy Lahira Defivenni mengatakan bahwa BPJS Kesehatan menggelontorkan dana mencapai Rp. 11 Triliun untuk membayar hutang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit, selain itu BPJS juga melakukan pembayaran mencapai angka Rp. 1,1 Triliun dalam bentuk kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“ Sampai saat ini tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo, akan dibayar dengan mekanisme first in first out. Urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan kami. Rumah sakit yang lebih dahulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dahulu. Upaya penuntasan pembayaran tersebut terwujud berkat dukungan penuh dari Kementrian Keuangan dan Kementrian Kesehatan.”. Ujarnya dihadapan wartawan Senin sore di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Jalan Ade Irma Suryani Kecamatan Payakumbuh Utara.

Menurut Fristy, setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP, oleh karena itu ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya. Hal ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bulan.

“ Biasanya mitra perbankan kami menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi ini dulu. Namun kami pastikan kewajiban pembayaran ke fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dapat dilakukan paling lambat hari ini. Kami juga memantau dan memastikan fasilitas kesehatan di wilayah kerja BPJS kesehatan Cabang Payakumbuh telah dibayarkan sesuai ketentuan.” Tegas Fristy.

Dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo itu, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi/peraturan. Pihak Rumah Sakit juga diharapkan kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS.

“Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, juga memberikan kontribusi terhdap pertumbuhan industri kesehatan dan penciptaan lapangan kerja. Apabila terdapat kekurangan hendaknya dapat diperbaiki bersama-sama. Jangan sampai ada deskriminasi pelayaan yang bersifat kasuistis, lalu digeneralisir. Sementara sangat banyak peserta JKN-KIS yang terlayani dengan baik.” Tambahnya.

Fristy juga mengatakan bahwa kedepannya Pemerintah juga menjaga suistainabilitas Program JKN-KIS dan pelayanan kepada masyarakat juga akan terus diperbaiki. Di wilayah kerja BPJS Cabang Payakumbuh terdapat 81 FKTP dan 10 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat. Total pembayaran yang dilakukan BPJS Kantor Cabang payakumbuh mencapai Rp. 34.433.618.111 sepanjang bulan April 2019 yaitu pembayaran Kapitasi sebesar Rp. 3.360.774.451,- dan klaim FKTP dan FKRTL sebesar Rp. 31.072.843.660. (Edw/Rel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *