Bawa Sajam ke TPS, Oknum Ormas Diamankan Polisi

oleh

BUKITTINGGI,dekadepos.com-

Walaupun pelaksanaan  Pemilu serentak berjalan aman dan kondusif di Kota Bukittinggi.Namun Bawaslu menemukan beberapa persoalan yang terjadi dilapangan,termasuk adanya sekelompok  Ormas yang datang ke salah satu TPS tanpa ada Surat Tugas dan membawa senjata tajam.

Seperti yang dikatakan Komisioner Panwaslu Korta Bukittinggi,Ery Vatria yang dikomfirmasi Dekadepos,Rabu sore (17/4),membenarkan adanya, beberapa temuan Panwaslu dilapangan selama pelaksanaan Pemungutan Suara.

Diantaranya,kurangnya surat suara di TPS 8,Kelurahan Pakan Labuah. Adanya saksi yang memakai atribut Partai.Dan adanya salah satu Ormas yang datang ke TPS membawa senjata tajam.

Menurut Ery Vatria,semua temuan itu akan dikaji Panwaslu,apakah ada pe langgaran atau tidak.Apabila ada unsur pelanggarannya,maka kita akan teruskan ke Gakumdu,ujar Ery Vatria.

Sementara itu Informasi yang diperoleh Dekadepos menyebutkan,ada beberapa orang anggota salah satu Ormas mendatangi salah satu TPS di Sarojo ,Kecamatan Mandi Angin Koto Selayan.Namun salah seorang diantara mereka membawa senjata tajam.Sehingga dengan kejadian itu membuat aparat Kepolisian langsung ke Sarojo untuk mengamankan salah seorang anggota ormas yang membawa sajam itu.

Komisioner Bawaslu Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Mardi Wardi yang dihubungi Dekadepos membenarkan adanya sedikit persoalan di Sarajo.Dimana ada beberapa orang dari salah satu Ormas mendatangi salah satu TPS di Sarajo. Kedatangan anggota Ormas itu,salah seorang diantara mereka membawa Sajam. Karena takut akan terjadi hal hal yang tidak diinginkan,maka aparat Kepolisian langsung datang ke Sarojo dan mengamankan oknum anggota Ormas yang membawa Sajam tersebut untuk dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian,kata Mardi.

Praboro-Sandi Menang Mutlak di Bukittinggi

Dalam penghitungan suara diseluruh TPS yang ada di Kota Bukittinggi,yang diawali dengan penghitungan suara untuk Pemilihan Presiden dan wakil Presiden .Untuk sementara waktu dari hasil pantauan ke beberapa TPS yang ada di Kota Bukittinggi.Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Salahuddin Uno menang mutlak atas pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Namun dalam pemilihan Presiden-Wakil Presiden tahun 2019 ini sedikit  berbeda dengan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden tahun 2014 yang lalu.Dimana waktu itu banyak TPS yang suara untuk Pasangan Joko Widodo-H.Yusuf Kalla yang kosong. Namun untuk Pilpres tahun 2019 ini,walaupun pasangan nomor urut 01 kalah.Namun dimasing masing TPS itu rata-rata ada suara untuk Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.Walaupun suara itu berkisar 10 porsen  dari suara yang dipero eh Pasangan Nomor urut 02.(Edis)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *