Terkait Rekomendasi PSU, Ini Kata Ketua KPU Payakumbuh

oleh

Payakumbuh, Dekadepos.com

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh, Heidi Mursal mengatakan pihaknya akan melakukan kajian terhadap Rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang diberikan oleh Panwascam Payakumbuh Utara (Bawaslu) terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), selain akan melakukan Kajian pihaknya melalui PPK Payakumbuh Utara juga akan berkirim surat kepada Panwascam terhadap materi yang direkomendasikan tersebut, apakah terkait Pilpres maupun Pileg dan lainnya.

Hal tersebut diungkapkan Heidi saat menjawab pertanyaan wartawan, Sabtu sore 20 April 2019. Sementara terkait jumlah TPS yang direkomendasikan ia mengatakan bahwa masih 1 TPS.

” Kita akan melakukan rapat untuk melakukan kajian terhadap Rekomendasi Panwascam terhadap PSU disalah satu TPS di Kecamatan Payakumbuh Utara itu. Kita masih menunggu kawan-kawan Komisioner KPU Payakumbuh pulang dari Padang.” sebutnya.

Heidi juga menambahkan, sesuai aturan, pihaknya akan mengikuti apa yang telah direkomendasikan oleh Panwascam tersebut, namun terkait apa yang akan di PSU itu pihaknya akan meminta ketegasan dari Panwascam.

” Kita akan berkirim surat ke Panwascam untuk mempertegas PSU dimaksud, apakah terhadap semuanya atau terhadap Pemilu tertentu.”Tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemungutan Suara Ulang (PSU) tidak saja di Kabupaten Limapuluh Kota, namun juga akan dilakukan di Kota Payakumbuh dan beberapa Kabupaten / Kota Lainnya di Sumatera Barat. Di Payakumbuh, PSU terjadi karena adanya orang diluar Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang memberikan hak pilih / memilih dan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), dimana seharusnya yang masuk dalam DPK adalah warga sekitar TPS tersebut. Pemilih tersebut diketahui warga DKI Jakarta. Rekomendasi PSU tersebut dilakukan Panwascam Payakumbuh Utara (Bawaslu) kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Payakumbuh Utara (KPU).

Sementara terkait pelaksanaan PSU itu adalah 10 hari sejak hari Pemilihan, sehingga hari terakhir pelaksanaan PSU harus dilakukan pada tanggal 27 April 2019. Hal tersebut diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh, M. Khadafi saat dihubungi Sabtu pagi 20 April 2019.

” Iya, Bawaslu melalui Panwascam telah merekomendasikan kepada PPK (KPU) untuk dilakukannya PSU di TPS 4 di Kelurahan Balai Tangah Koto Kecamatan Payakumbuh Utarw, penyebab PSU tersebut karena ada 3 orang pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, namun ikut mencoblos.” sebut Mantan Ketua KPU Kota Payakumbuh itu.

BACA JUGA: Selain di 50 Kota, Payakumbuh Juga Bakal Gelar Pemungutan Suara Ulang (PSU)

khadafi yang menyebut wartawan dengan panggilan sahabat itu, juga mengatakan bahwa terjadinya PSU karena kurang telitinya petugas KPPS di TPS tersebut. Hingga saat ini, baru 1 TPS yang direkomendasikan untuk digelarnya PSU. (Edw).